Disperindag Gandeng Pengusaha Lokal, Gelar Oprasi Pasar 

  • Whatsapp
Kabid Perdagangan Disperindag Pemkab Kepulauan Sangihe Fera Massora.

Tahuna, detikawanua.com – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru Tahun 2019. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Sangihe akan melaksanakan operasi pasar (OP), dalam waktu dekat ini.

“Kita akan menggelar kembali operasi pasar, bekerja sama dengan aparat  kepolisian dan Kejaksaan sebagai wujud kebersamaan, agar bisa bersama-sama melaksanakannya. Dan mengandeng  PT Rajawali, Bulog, pedagang gerai maritim, untuk mengakomudir barang-barang, berupa beras, gula, minyak goreng, buah leci,” kata Kepala Disperindag setempat, Ir Felix Gaghaube.

Bacaan Lainnya

Terpisah, Kabid Perdagangan Disperindag Pemkab Kepulauan Sangihe Fera Massora ST menjelaskan, rencananya pelaksanaan operasi pasar akan berlangsung tanggal 18 Desember 2019,

“Kita memang sudah siap dengan barang-barang yang dijual. Tentu dengan harga yang murah dan terjangkau,” kata Masoara kepada awak media, pekan lalu, dalam pelaksanaan OP dimaksud telah mengajak para pedagang Tol Laut atau untuk bersama-sama menunjang kegiatan tersebut yakni melalui penyediaan barang-barang.

“Para pedagang gerai maritim siap membantu. Bahkan barang-barang yang akan dijual pada OP tentunya turun harga. Penurunan harganya sekitar Rp2 ribu hingga Rp3 ribu sesuai jenis barang,” jelasnya lagi

Disperindag juga telah melakukan monitoring atau pemantauan harga barang di sejumlah wilayah, tentunya ada yang sama dan ada pula berbeda, dimungkinkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Untuk harga gula putih rata-ratanya Rp14 ribu per kilogram. Namun berbeda dengan harga gula di wilayah Kendahe, yakni Rp18 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Lanjut disampaikannya, terhadap kondisi penerapan harga gula putih yang berbeda di wilayah Kendahe, Disperindag telah berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa atau Kapitalaung setempat, ternyata masyarakat setempat tidak mengeluh dengan harga gula seperti itu, pun yang terpenting barang tersebut bisa tersedia.

“Tentunya kita tetap berkoordinasi dengan pemerintah wilayah Kendahe untuk bisa mencari solusi yang terbaik,” tambahnya.

Dia juga berharap, melalui operasi pasar, minimal bisa membantu publik atau masyarakat yang membutuhkannya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (js)

Pos terkait