‘Covid-19’, Komunitas Mapatik Tetap Lakukan Kelas Jurnalistik Via Online

  • Whatsapp

Minahasa, detiKawanua.com – Munculnya Pandemi Covid-19 saat ini terus menjadi teror bagi masyarakat umum. Tak hanya mendunia, di Indonesia lebih khusus Sulawesi utara juga dalam kondisi status siaga darurat.

Meski begitu Komunitas Penulis MAPATIK Tomohon tak mengurungkan semangat pegiat literasi ini untuk tetap melakukan aktifitas belajar pelatihan menulis bagi para pemuda yang hobby menuangkan karya dalam bentuk tulisan.

Muat Lebih

Bedanya, kali ini pelatihan digelar bukan dalam bentuk tatap muka langsung antara pemateri maupun peserta. Kelas belajar dibuat secara online.

“Jadi antara peserta dan pemateri melakukan diskusi hanya berdasarkan topik pembahasan dengan cara diskusi grup online,” ucap Pemateri Ricson Karundeng Sth,Mth kepada media ini, Kamis (25/03).

Menurut Karundeng para pemuda yang berniat ingin menjadi jurnalis ini sebanyak 15 peserta dari sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, namun ada juga yang berasal dari daerah Maluku, Maluku Utara dan Sulawesi Tengah.

“Kelas ini sudah dimulai sejak Jumat, 20 Maret kemarin,dan pada rencananya akan berlangsung hingga bulan April mendatang,” urainya.

Pada kesempatan yang sama penanggung jawab pelatihan Kharisma Kurama SE mengharapakan usai mengikuti kelas ini, para peserta sudah bisa menulis berita dan mengetahui bagaimana teknis menjadi seorang jurnalist.

“Dengan adanya kelas online ini kiranya peserta boleh mendapatkan gambaran jelas tentang siapa itu jurnalis, seperti apa kerja jurnalistik itu, dan seperti apa etika jurnalistik yang menjadi pedoman bagi para jurnalis dalam melakukan kerja jurnalistik,” pungkas pria low profil ini optimis. (Baim)

Pos terkait