SULUT – Di tengah dinamika politik Sulawesi Utara yang kian kompetitif, nama Pierre Johan Sierra Makisanti, SH, muncul sebagai representasi baru kepemimpinan anak muda. Menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara periode 2024–2029 dari PDI Perjuangan, politisi yang akrab disapa Pierre ini membawa gaya politik yang inklusif dan membumi.
Memulai karier politiknya dari tingkat kabupaten di Minahasa, Pierre membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk memiliki visi besar. Sebagai lulusan hukum (SH), ia dikenal sangat teliti dalam mengawal kebijakan publik dan memiliki keberpihakan yang kuat terhadap kelompok akar rumput.
Salah satu hal yang membuatnya berbeda adalah metodenya dalam menyerap aspirasi. Alih-alih hanya duduk di ruang rapat, Pierre sering terlihat menyambangi Pasar Tondano dan titik-titik keramaian warga. Baginya, suara pedagang kecil dan pelaku UMKM adalah denyut nadi ekonomi yang harus dikawal di tingkat legislatif provinsi.
“Politik adalah alat untuk melayani. Aspirasi yang paling jujur datang dari mereka yang setiap hari berjuang di lapangan,” ujar Pierre dalam sebuah kesempatan reses.
Fokus utama Pierre di DPRD Sulut ke depan adalah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Ia konsisten mendorong pemerintah daerah untuk memberikan ruang lebih bagi anak muda Minahasa dan Tomohon agar mampu bersaing di era digital. Dukungan terhadap infrastruktur pedesaan dan penguatan sektor pertanian juga menjadi agenda prioritas dalam masa jabatannya.
Pierre juga dikenal kritis dalam urusan prosedural dan anggaran. Dalam pembahasan tata tertib (tatib) DPRD Sulut baru-baru ini, ia menyoroti pentingnya kejelasan pendelegasian tugas pimpinan dewan agar setiap agenda resmi memiliki koordinasi protokol yang kuat. Sebelumnya, ia juga aktif mendorong agar usulan dari Badan Anggaran (Banggar) benar-benar diakomodir oleh pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat luas
Menjaga Kondusivitas Daerah
Menjelang Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Minahasa pada akhir April 2026, Pierre menunjukkan komitmennya terhadap stabilitas daerah. Ia secara terbuka mengimbau masyarakat untuk menghindari peeta pora berlebihan guna menjaga situasi tetap aman dan damai selama proses demokrasi berlangsung.
Sebagai salah satu kader potensial PDI-P, Pierre Makisanti diprediksi akan terus memegang peranan penting dalam kancah politik lokal maupun regional. Kedekatannya dengan masyarakat dan pemahaman yang mendalam terhadap isu-isu hukum menjadikannya sosok legislator yang lengkap; teknokratis namun tetap humanis.
Dengan masa jabatan yang masih membentang, publik Sulawesi Utara kini menantikan gebrakan-gebrakan selanjutnya dari “Sang Penyuara Aspirasi” dari Dapil Minahasa-Tomohon ini.
Pierre Makisanti, Simbol Regenerasi Politik dari Tanah Minahasa










