MFP Merapat ke PDIP, FDW Dinilai Figur Tepat Pimpin Minsel

  • Whatsapp

Minsel, detiKawanua.com – Semakin dekat Pengumuman dan Deklarasi Pasangan Calon (Paslon) di masing – masing Partai Politik yang ada di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menambah panas konstalasi politik dikalangan elit Tim Sukses dan Simpatisan dari Kandidat Calon yang akan diusung nanti setelah Deklarasi dilakukan.

Namun dari penuturan beberapa tokoh masyarakat khususnya bagi Bakal Calon yang akan diusung oleh Partai Politik (Parpol) yakni partai besar masih mendominasi percaturan politik nanti apalagi di Minsel figur berdatangan mulai Tua atau kuda tua maupun muda yang sering disebut kaum Milenial

Muat Lebih

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) misalnya beberapa Figur yang mencul baik Kader, Pendatang yang tadinya partai lain tapi bersedia mendaftar di PDIP maupun dari kalangan Birokrat, Rohaniawan dan kalangan pegusaha. Seperti Recky S Tumanduk (RST), Verna GM Inkiriwang (VGMI), Pdt. Petra Rembang, juga terdapat Maikel Fanny Pangkey (MFP) figur Milenial meski tidak mendaftar ke PDIP tapi sinyal merapat ke tubuh PDIP semakin kuat.

“Tadinya saya mau setuju dengan tawaran dari pak Royke tetapi setelah berpikir, berdoa, survei elektabilitas, akhirnya mungkin saya dan team Memilih untuk tidak Menjalin Kerjasama politik tapi mungkin akan mencoba lobby ke PDIP untuk hal ini, karena memang menurut saya pribadi kalau berjuang lewat jalur independen itu sangat berat butuh perjuangan extra,” kata Maik sapaan MFP Via masseger, Jumat (31/01).

Dirinya yakin akan ada kesulitan nantinya. Lanjut Maik, seorang Ahok pun Dari Jalur independen dengan perjuangan teman Ahok buka booth di titik strategys, pintu ke pintu untuk kumpul KTP toh mereka akhirnya lewat jalur partai juga. Maka saya harus mengambil keputusan bersama Tim dan semua simpatisan. Untuk bersama memilih ke pak Franky D Wongkar SH.

Pangkey pun tak menampik ketertarikan dirinya ke PDIP dengan Figur FDW dengan alasan yang Pertama, ideology partai, visi misi, nilai tamba pdip sangat cocok dengan prinsipnya. Kedua, Figur FDW Sangat Low Profile, “dari Hati dan Pembawaanya tidak di buat – buat ,benar -benar merakyat, karena minsel ke depan butuh figur yang Mempunyai Servant leadership atau berhati hamba
Pemimpin adalah pelayan, dan Pemimpin adalah Teladan,” ujarnya.

Adapun MFP berkomitmen akan mendukung Figur FDW sebagai Calon Bupati Minsel dan kedepan Minsel lebih sejaktera bukan pencitraan yang mengada-ada. (Vandytrisno)

Pos terkait