Sekda Sendoh Terima Kunjungan Marinir Indonesia

  • Whatsapp
Tampak Sekretaris Daerah Kota Manado Ir MHF Sendoh Foto Bersama Danpasmar-1 Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang. /Ist 

Manado, detiKawanua.com – Dalam rangka mendukung program “Save Our Littoral Life”,
yang dicanangkan Komandan Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Buyung Lalana, Komandan Pasukan Marinir 1 (Danpasmar-1) Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang (Komandan Pasmar Satu) melakukan kunjungan ke Pemerintah Daerah di Sulawesi Utara, terutama ke Pemkot Manado dan Pemprov Sulut.


Dalam kunjungannya ke Pemkot Manado, Danpasmar-1 dan jajarannya diterima Walikota Manado GS Vicky Lumentut yang diwakili Sekda Manado Ir MHF Sendoh, yang bertempat di ruang rapat Walikota, Senin (13/07).

Bacaan Lainnya

Pada kegiatan Save Our Littoral Life (SOLL) sendiri, akan diadakan penanaman 1 juta terumbu karang seluas 100 Ha dan serentak dilaksanakan di tiga daerah di Indonesia yaitu Pulau We, Manado, dan Ambon, yang puncaknya diadakan di di pantai Malalayang Manado tanggal 16 Agustus 2015.

Sekda Sendoh pun mengatakan, Pemerintah Kota Manado akan membantu karena ini juga merupakan kegiatan yang baik. “Nanti kita juga akan berkoordinasi dengan Provinsi, karena ini juga merupakan even nasional. Sehingga provinsi jugakan berkoordinasi dengan daerah yang terkait,” ujar Sendoh.

Sekda juga menambahkan, kegiatan ini membutuhkan kerja sama dari semua lapisan masyarakat. ”Semua membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh lapisan masyarakat yang berkomitmen untuk membantu dan mendukung penyelamatan terumbu karang Indonesia,” kata Sendoh.

Setelah melaksanakan rapat di ruang rapat Walikota Manado, Sekda mengahantarkan rombongan Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang menemui Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara. Bak gayung bersambut, Sekprov Ir Siswa R Mokodongan mengatakan, Pemprov juga akan ikut serta membantu terlaksanannya kegiatan ini, dan juga akan membantu dalam prasarana dan juga akomodasi nantinya.

Diketahui, kegiatan SOLL ini merupakan bentuk kepedulian Marinir terhadap lingkungan, terutama kelestarian terumbu karang di Indonesia. “Kegiatan penanaman bibit terumbu karang di seluruh Indonesia karena kondisi terumbu karang di Indonesia saat ini sudah sangat memprihatinkan karena banyak yang rusak” ujarnya.

Lebih lanjut, Danpasmar-1 menjelaskan, berdasarkan hasil kordinasi dengan Kementerian Kelautan tentang kondisi terumbu karang, sebanyak 39,76% sudah rusak berat, 31,46% dalam kondisi rusak. Dari jumlah itu hanya sebanyak 22,68% dikategorikan dalam kondisi bagus dan 6,1% sangat bagus.

“Penyebab kerusakan yang terbesar adalah penangkapan ikan dengan bom, pengambilan karang secara liar, sedimentasi, kenaikan keasaman laut, dan lain-lain,” ujarnya.

“Selain itu, juga kegiatan penanaman terumbu karang tersebut sebagai bagian dari pembinaan potensi maritim untuk memulihkan ekosistem di laut, sekaligus juga merupakan pelaksanaan tugas TNI yaitu operasi militer selain perang (OMSP),” jelasnya.

Kegiatan yang rencananya akan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Susilo, yang juga akan mengadakan teleconference dengan Presiden RI Joko Widodo secara langsung dari istana, dan akan dimeriahkan oleh artis ibukota seperti Slank, Nugie dan Nadien Chandrawinata. (Arman Soleman)

Pos terkait