BOLMONG – Aksi nyata dan kepedulian tanpa batas ditunjukkan oleh Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Daerah Pemilihan (Dapil) Bolaang Mongondow Raya (BMR). Mendengar kabar musibah banjir bandang yang menerjang Desa Solimandungan Satu, Solimandungan Dua, dan Solimandungan Baru, wakil rakyat ini langsung turun ke lapangan untuk meninjau lokasi dan membantu warga.
Bukan sekadar formalitas, Anggota DPRD Sulut Feramitha Tifanni Mokodompit dan Harry Edward Porung hadir langsung di tengah masyarakat. Didampingi pengurus DPC serta PAC PDI Perjuangan Bolaang Mongondow (Bolmong), mereka menyalurkan bantuan logistik esensial untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak.
Bantuan yang diserahkan secara langsung tersebut meliputi bahan pangan dan perlengkapan tidur, di antaranya beras, telur, air mineral, hingga kasur untuk warga terdampak
“Kami hadir hari ini untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak banjir bandang di Solimandungan Raya tidak merasa sendirian,” ujar Feramitha Tifanni Mokodompit di sela-sela penyaluran bantuan, Jumat (05/06/2026).
Ia menambahkan bahwa aksi ini merupakan bentuk empati mendalam sekaligus tanggung jawab moral kader PDI Perjuangan untuk selalu berada di garis depan saat masyarakat tertimpa musibah. Kehadiran para legislator ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan material warga yang sedang berjuang untuk pulih pascabencana.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Sulut Harry Edward Porung menegaskan komitmen Fraksi PDI-P untuk mengawal proses pemulihan pascabencana. Ia menyatakan bahwa bantuan logistik ini merupakan langkah awal darurat, dan pihak legislatif akan mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat normalisasi wilayah terdampak.
“Bantuan ini adalah bentuk kehadiran awal kami untuk meringankan beban mendesak warga. Namun yang tidak kalah penting, kami di DPRD Sulut akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten agar pembersihan material lumpur serta perbaikan fasilitas umum yang rusak segera dituntaskan,” tegas Harry Porung
Gerak Cepat Pasca-Banjir BMR: Feramitha Mokodompit dan Harry Porung Antar Logistik ke Solimandungan










