MANADO – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sulawesi Utara, Donal Pakuku, S.IP., menyampaikan ucapan selamat hari lahir (Milad) ke-49 untuk organisasi BKPRMI.
Momentum hari jadi organisasi kader dakwah yang jatuh pada tanggal 3 September 2026 ini dijadikan sebagai refleksi besar bagi seluruh pengurus dan kader di Bumi Nyiur Melambai agar melakukan transformasi gerakan dakwah yang konkret dan adaptif.
Terlebih, kepengurusan DPW BKPRMI Sulut periode 2026–2031 baru saja resmi dilantik pada Agustus lalu.
“Selamat Milad ke-49 BKPRMI. Menyongsong setengah abad pengabdian, ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk memperkuat komitmen, merapatkan barisan, dan menegaskan kembali peran pemuda remaja masjid sebagai pilar peradaban umat dan bangsa,” ujar Donal Pakuku, Rabu (02/09/2026).
Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045
Sesuai dengan tema nasional yang diusung oleh DPP BKPRMI, yaitu “Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045”, Donal menekankan pentingnya adaptasi teknologi dan penguatan kapasitas intelektual bagi generasi muda tanpa kehilangan identitas keislaman.
Menurutnya, pemuda masjid hari ini tidak boleh hanya pasif, melainkan harus bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi, sosial, dan agen perdamaian.
“Tantangan zaman semakin kompleks. Melalui semangat Milad ke-49 ini, saya mengajak seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) di kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara untuk melahirkan program-program konkret yang inklusif. Kita harus mencetak generasi Qurani yang tangguh, mandiri secara ekonomi, dan berakhlak mulia, serta menjadi garda terdepan menuju Indonesia emas 2045,” tegas Donal.
Sinergi Strategis dengan Pemerintah Daerah
Sebagai ketua yang baru saja dilantik memimpin DPW BKPRMI Sulut periode 2026–2031, Donal menyampaikan bahwa salah satu fokus utamanya ke depan adalah memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Langkah ini dinilai krusial agar program-program pembinaan kepemudaan sejalan dengan agenda pembangunan daerah.
“Kami di jajaran pengurus wilayah berkomitmen penuh untuk membangun komunikasi yang kuat dengan jajaran pemerintah, termasuk mendukung visi Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Mayjen (Purn) Yulius Selvanus. Sinergi ini penting agar penguatan moral generasi Qurani yang kita canangkan dapat berdampak langsung pada kesejahteraan dan kemajuan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Utara,” tambah Donal.
Menjaga Moderasi dan Harmonisasi Antarumat Beragama
Selain fokus pada pengembangan internal kader, Donal Pakuku juga menekankan peran BKPRMI Sulut sebaga pilar penjaga kedamaian di daerah yang majemuk. Ia mengimbau agar seluruh pemuda remaja masjid terus mengedepankan nilai-nilai toleransi dan merawat semangat gotong royong dengan elemen pemuda keagamaan lainnya.
“Di tengah keberagaman Sulawesi Utara, kader BKPRMI wajib menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin penuh kasih sayang bagi semesta alam. Persatuan dan keharmonisan antarumat beragama adalah modal utama kita bersama untuk melangkah menuju visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
BKPRMI sendiri merupakan salah satu organisasi pemuda Islam tertua di Indonesia yang didirikan pada 3 September 1977 di Masjid Istiqamah, Bandung. Selama hampir lima dekade, organisasi ini konsisten bergerak di bidang pembinaan pemuda, pemakmuran masjid, hingga pengelolaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di seluruh pelosok nusantara.









