Example floating
Example floating
MANADOPENDIDIKANSULAWESI UTARA

Bernostalgia di FISIP Unsrat, Melky Jakhin Pangemanan Bakar Semangat Mahasiswa Baru: Kuliah Baik, Rajin Organisasi!

×

Bernostalgia di FISIP Unsrat, Melky Jakhin Pangemanan Bakar Semangat Mahasiswa Baru: Kuliah Baik, Rajin Organisasi!

Sebarkan artikel ini

MANADO – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Pembinaan Fraksi dan Anggota Legislatif, sekaligus alumni berprestasi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Melky Jakhin Pangemanan (MJP), membagikan momen nostalgia dan memberikan motivasi membakar semangat kepada para mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat.

Dalam ruang penuh energi tersebut, MJP mengenang kembali masa-masa ketika dirinya masih menjadi mahasiswa dan berproses di kampus yang sama. Ia menceritakan bagaimana dinamika kampus telah membentuk dirinya, termasuk saat dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Senat Mahasiswa, organisasi yang kini dikenal sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

“Ada rasa nostalgia tersendiri ketika kembali berada di tengah semangat dan energi mahasiswa baru. Dulu, saya pernah berdiri di tempat yang sama untuk belajar, berproses, berorganisasi, hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Senat Mahasiswa,” ujar MJP penuh haru, Jumat (14/08/2026).

Dalam sapaannya yang hangat dan menggunakan dialek khas Manado, MJP menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara performa akademik di kelas dan keaktifan di luar kelas melalui organisasi. Menurutnya, kombinasi keduanya adalah modal utama untuk mencetak pemimpin masa depan yang kompeten.

“Setidaknya kalau masuk FISIP, lalu kuliah baik-baik dan rajin ikut organisasi, saya yakin akan jadi pemimpin hebat. Jago bicara di depan banyak orang, jago pimpin organisasi, banyak teman, pekerjaan yang akan mencari kalian, serta adanya budaya baku tarek (saling membantu) kalau sudah ada yang berhasil di berbagai bidang,” ungkapnya optimis.

MJP menilai, mahasiswa yang aktif berorganisasi akan memiliki nilai tawar (value) yang tinggi setelah lulus, sehingga mereka tidak lagi kesulitan mencari kerja, melainkan dicari oleh dunia kerja karena jaringan dan kapasitas diri yang matang.

Lebih lanjut, MJP mengingatkan para mahasiswa baru FISIP Unsrat untuk tidak menjadi generasi yang apatis atau penakut (panako) terhadap realitas sosial dan isu publik. Mahasiswa, sebagai agen perubahan, dituntut memiliki nalar kritis dan kepekaan yang tinggi terhadap persoalan yang dihadapi oleh rakyat.

“Mahasiswa musti miliki nalar kritis dan berani, jangan penakut apalagi tidak peka dengan persoalan rakyat. Ribut keras dan sampai demo terkadang perlu kalau tidak didengar terkait masalah publik, yang penting tahu adab dan etika lalu tawarkan solusi,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, MJP mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru di keluarga besar FISIP Unsrat. Ia berharap bekal pengalaman masa lalu yang ia bagikan dapat menjadi pemantik bagi generasi muda FISIP untuk berani bermimpi besar dan mulai berkontribusi nyata bagi masyarakat sejak dini.

“Selamat datang di keluarga besar FISIP Unsrat. Nikmati prosesnya, bangun relasinya, dan jadikan masa kuliah sebagai perjalanan yang penuh makna,” pungkas mantan Anggota DPRD Sulut tersebut.