Example floating
Example floating
HEADLINEMANADOPOLITIKSULAWESI UTARA

Hanura Sulut Targetkan Rekonsolidasi Total demi Rebut Basis Suara di Pemilu 2029 dan Pilkada 2031

×

Hanura Sulut Targetkan Rekonsolidasi Total demi Rebut Basis Suara di Pemilu 2029 dan Pilkada 2031

Sebarkan artikel ini

MANADO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) periode 2026–2031 resmi dilantik p (18/6/2026). Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di M ICON Convention Centre, Jl. Sam Ratulangi No. 112, Tanjung Batu, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Usai melantik pengurus baru, Benny Ramdhani menegaskan bahwa partai berlambang singa ini telah menyiapkan strategi khusus. Langkah ini diambil untuk memenangkan Pemilu 2029 serta menyambut Pilkada serentak 2031.

“Kita harus peka dalam menyikapi isu ekonomi, pendidikan, dan lapangan kerja di Sulut. Kita harus menangkan hati rakyat lewat kerja nyata,” ujar Benny Ramdhani.

Benny tidak menampik adanya tantangan berat ke depan, terutama akibat fluktuasi kondisi politik saat ini dan derasnya perkembangan arus informasi. Apalagi, Partai Hanura mencatat penurunan perolehan kursi yang cukup signifikan pada pemilu terakhir, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Sulut.

Untuk menyikapi hal tersebut, restrukturisasi dan penguatan internal menjadi agenda mati yang harus segera dilakukan.

“Target kita lakukan rekonsolidasi total hingga DPC untuk merebut kembali basis-basis suara di akar rumput. Mengingat mayoritas pemilih saat ini didominasi oleh generasi muda (Gen Z dan Milenial), Hanura akan meninggalkan cara-cara lama yang kaku,” jelas pria yang akrab disapa Brani ini.

Sebagai bagian dari adaptasi zaman, Hanura Sulut berencana memaksimalkan penggunaan media massa dan media sosial secara masif. Langkah digital ini dinilai efektif untuk memotong jarak dan mendekatkan diri secara langsung ke masyarakat.

Senada dengan hal itu, Apriano Ade Saerang, menambahkan bahwa kerja-kerja politik ke depan harus berdampak langsung pada masyarakat.

“Every movement (setiap pergerakan) partai ke depan wajib diselaraskan dengan kepentingan elektoral dan melibatkan masyarakat secara langsung,” tutup Ade Saerang.