Example floating
Example floating
Example 468x60
HEADLINESANGIHESULAWESI UTARA

Ketua APINDO Sangihe Arthur Lomboh: Selamat atas Terpilihnya 7 Presidium MW KAHMI Sulut Periode 2026–2031

×

Ketua APINDO Sangihe Arthur Lomboh: Selamat atas Terpilihnya 7 Presidium MW KAHMI Sulut Periode 2026–2031

Sebarkan artikel ini

SANGIHE – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Arthur T. Lomboh, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya 7 Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2026-2031.

Musyawarah Wilayah (Muswil) X KAHMI Sulut digelar di Swiss-Belhotel Manado sejak 31 Oktober hingga 1 November 2026. Tujuh figur yang resmi ditetapkan untuk memimpin organisasi ini selama lima tahun ke depan adalah Iskandar Kamaru, Mursidin Mokobombang, Jifly Adam, Hairil Paputungan, Madzhabullah Ali, Fikry Darise, dan Firman Mustika.

Arthur T. Lomboh menyampaikan harapan besar agar kepengurusan presidium yang baru dapat membawa energi positif bagi kemajuan daerah. Ia menilai sinergi antara kaum intelektual muslim dan berbagai elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, sangat krusial dalam mendorong pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial di Sulawesi Utara.

“Selamat mengemban amanah kepada tujuh Presidium MW KAHMI Sulut yang baru. Semoga kepengurusan periode 2026–2031 ini dapat terus berkontribusi nyata, melahirkan gagasan strategis, serta memperkuat kolaborasi demi kemajuan bumi Nyiur Melambai,” ujar Arthur, Minggu (01/11/2026).

Lebih lanjut, Arthur menekankan pentingnya peran KAHMI sebagai wadah pemikir yang mampu menjawab tantangan industri dan digitalisasi saat ini. Menurutnya, kolaborasi yang kuat dengan sektor swasta akan membuka lebih banyak peluang investasi dan lapangan kerja baru di daerah kepulauan maupun daratan Sulut.

“Tantangan ekonomi ke depan semakin kompleks. Kami dari dunia usaha sangat membuka diri untuk berdiskusi dan mengeksekusi program-program strategis bersama KAHMI. Potensi daerah kita sangat besar, dan itu membutuhkan sentuhan pemikiran serta aksi nyata dari para alumni HMI,” tambah Arthur.

Ia juga menggarisbawahi bahwa wilayah kepulauan seperti Sangihe sangat membutuhkan perhatian khusus dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi lokal. Arthur meyakini bahwa jaringan luas yang dimiliki oleh para tokoh KAHMI yang baru terpilih ini mampu menjadi jembatan bagi program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih merata.

“Kami berharap sinergi ini tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi juga menyentuh wilayah kepulauan dan perbatasan. KAHMI Sulut memiliki SDM yang luar biasa, dan kepemimpinan kolektif-kolegial yang baru ini adalah modal besar untuk mengawal percepatan pembangunan di seluruh pelosok Sulawesi Utara,” pungkas Arthur.

Komposisi presidium baru yang mengombinasikan latar belakang birokrat, politisi, akademisi, hingga profesional ini diharapkan mampu membawa KAHMI Sulut menjadi organisasi yang semakin solid, inklusif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika zaman.