Korban Yang Masuk Huntara dipastikan Sesuai Aturan Yang Ditetapkan

  • Whatsapp

MINSEL, detiKawanua.com –¬†Terkait tanggap darurat kedua yang sudah lewat dan telah memasuki ke fase Pemulihan dalam penanganan bencana alam Pesisir Pantai Amurang maka Pemerintah terus memacu penyelesaian Hunian Sementara (HUNTARA).

Hunian sementara akan ditempati oleh korban bencana alam yang masuk zona hilang, zona 20 meter dan Zona 50 meter ungkap kepala BPBD Minsel Bpk.Thory Joseph yang diiyakan oleh Camat Amurang dan Lurah Uwuran satu.

Bacaan Lainnya

“Jadi data ini benar-benar diperoleh secara akurat sesuai kondisi di lapangan.
Mengingat ini merupakan kegiatan tanggap darurat maka bagi pengungsi yg diluar zona ini yg sempat mengungsi akan diarahkan tuk kembali ke rumah masing-masing sambil menunggu hasil kajian yg semntra dilakukan oleh beberapa Kementrian terkait terhadap wilayah yg menjadi lokasih bencana alam tersebut,” ucap Kaban.

Sekretaris Daerah Minsel Glady Nova Lynda Kawatu, SH, M.Si selaku Ketua Satgas Bencana menyatakan Usaha dan Upaya semua pihak dalam mendata secara akurat terus dilakukan apabila ini masih harus dibenahi tim siap turun mengingat setiap Verifikasi tentu ada perubahan dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan seperti Yang masuk Zona Hitam dan Zona Merah yaitu 20 M, 50 M itu akan mendapat Bilik di Huntara.

“Ini harus jelas , dan Pemerintah telah mendata dengan meliputi Zona Hitam dan Zona Merah 50 Meter , kalau lebih dari itu Diperkenankan untuk Kembali kerumah Masing-masing , ini karena Status Tanggap Darurat yang kedua sudah lewat maka ini sudah bisa berlanjut dengan Selesainya Huntara dan siap akan diresmikan dan nantinya Proses Penempatan akan dilakukan secepatnya ke Keluarga Korban Bencana,” jelas Kawatu.

Untuk diketahui jumlah korban bencana yang masuk zona ini sejumlah 114 Rumah, 116 KK dan 348 jiwa sebagimana data yang telah diperoleh memalui kajian Verifikasi oleh Tim Gabungan dari dinas instansi yang berkompeten, Camat Amurang, Lurah Uwuran satu dan Bitung yang dibantu Perangkat Kelurahan masing-masing.

Dari hasil Pantauan media ini beberapa Keluarga Korban sudah mulai meninjau dan melihat secara langsung bilik -bilik yang ada di Huntara yang nantinya akan menjadi tempat tinggal sementara sebelum ada Hunian Tetap yang rencananya akan dibangun di Desa Rumoong Bawah Amurang Barat Kabupaten Minsel.
(Vandytrisno)

Pos terkait