KPU Manado Gelar Evaluasi Memperkuat Pemahaman Regulasi Melalui Penyuluhan Produk Hukum

  • Whatsapp

Manado, detiKawanua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado menggelar evaluasi Pemilihan serentak Tahun 2020 dengan tema “memperkuat Pemahaman Regulasi Melalui Penyuluhan Produk-produk Hukum”, Minggu (14/03) bertempat di Nusantara Diving Center (NDC Resort).

Evaluasi tersebut melibatkan mantan penyelenggara badan Adhoc Ex-PPK se-kota Manado dan ex-PPS di Pilkada 2020 yang dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kota Manado Yusuf Wowor.

Dalam sambutannya, Yusuf Wowor meyampaikan kegiatan ini sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggara berikutnya dapat bekerja lebih baik dalam mensukseskan tahapan-tahapan Pemilu maupun Pilkada.

“Kegiatan ini mempunyai maksud agar kedepan kita dapat melaksanakan tahapan dengan lebih baik lagi. Berkat sinergitas antar kita tidak terkecuali media, sehingga pesta demokrasi 2020 kemarin di kota Manado dapat berjalan dengan baik dan aman,” ungkap Wowor.

Lanjut Wowor, meskipun KPU sempat diragukan dalam menjalankan tahapan Pilkada ditengah Pandemi Covid-19, namun berkat kerja keras bersama semua itu tidak terbukti, KPU dapat melaksanakan pilkada 9 Desember 2020 berjalan dengan baik.

“Oleh sebab itu saya berharap khusus KPU kota Manado untuk agenda kedepan masih ada pemain lama (ex-PPK-red) terlibat di pemilu 2024. Untuk itu jadilah penyelenggara yang jujur dan mempertahankan integritas agar seleksi berikut memiliki poin khusus terpilih kembali menjadi penyelenggara berikutnya,” jelas Wowor.

Wowor pun mengucapkan terima kasih atas kinerja mantan penyelenggara badan Adhoc yang telah bekerja dengan baik mensukseskan tahapan-tahapan di Pilkada 2020.

“Atas nama KPU Manado saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, semoga sinergitas ini dapat terjaga sampai momen-momen hajatan penyelenggara Pemilu kedepan,” tandasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, Sunday Rompas mengatakan, evaluasi ini tidak seperti pada umumnya sebagai bahan untuk persiapan, masukan, solusi untuk mengahadapi permasalahan-permasalahan di Pilkada maupun Pemilu kedepan, tetapi akan diusahakan menghasilkan suatu buku sebagai output yang digunakan untuk penyelenggara berikutnya.

“Evaluasi kali ini kita usahakan untuk membuat suatu buku. Ada 15 judul buku yang disiapkan oleh KPU Provinsi dan setiap divisi ada 3 buku. KPU Kota Manado menyiapkan sekitar 3 s.d 4 buku, dan divisi Hukum siap untuk itu,”
ungkap Rompas.

Dalam pembuatan buku, lanjut Rompas, juga melibatkan mantan penyelenggara badan Adhoc di Pilkada 2020 untuk membuat tulisan-tulisan berupa kajian, pengalaman, masukan, dan penyelesaian masalah selama menjalankan tahapan sebagai nilai tambah dalam penulisan buku.

“Mudah-mudah perpaduan tulisan kita dapat menjadi nilai tambah untuk pegiat penyelenggara masa kini dan akan datang,” pungkasnya.

 

Bacaan Lainnya

Enda

Pos terkait