Wagub Kandouw Groundbreaking TPA Mamitarang di Wori Minut

  • Whatsapp

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com -Pembangunan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Regional untuk empat daerah, Manado, Minahasa, Minahasa Utara dan Bitung (Mamitarang) yang ditandai dengan peletakan batu pertama (Groundbreaking) oleh Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw bertempat di Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, pada Kamis (24/09/2020), dibangun diatas lahan seluas 30 hektar yang bakal menampung serta mengolah 312.29 tona sampah setiap hari yang dihasilkan oleh 572.526 jiwa (143.131 KK), merupakan bagian dari sistem sanitasi perkotaan, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan produksi sampah rumah tangga dari masyarakat.

Bacaan Lainnya

Wagub optimis pembangunan TPA Regional Mamitarang akan berjalan lancar, karena didukung dengan perencanaan matang, koordinasi dan pengawasan optimal.

“Pokoknya saya yakin dan percaya tidak ada yang bisa diselesaikan tanpa koordinasi tak usah cemas. Yang terpenting komunikasi, koordinasi semua akan berjalan dengan lancar dan sukses. Mudah-mudahan semuanya sukses perencanaannya, sukses pelaksanaannya, sukses pengawasan, sukses pertanggungjawaban dan sukses operasional,” ungkap wagub.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak kuatir terhadap pembangunan TPA ini, karena dibangun dengan teknologi modern ramah lingkungan, sehingga tak mencemarkan lingkungan sekitar TPA.

“Jadi masyarakat tidak usah takut bahwa anda juga nanti akan terlibat mendapatkan manfaat selain lingkungan yang bersih, pembersihan yang baik,” kata Wagub Kandouw.

Untuk itu, Wagub Kandouw mengajak semua stakeholder di kabupaten dan kota untuk terus mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan langkah kita hari ini mencerahkan masyarakat dan memberi kesejahteraan untuk kita semua,” tutup Wagub Kandouw.

Sebagai informasi, pembangunan TPA Regional ini diawali pekerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Daerah Provinsi Sulut dengan membangun jalan akses menuju TPA dengan biaya APBD Pemprov Sulut.

Selanjutnya dukungan dilakukan Kementerian PUPR mencakup pembangunan lahan urug (landfill), Intalasi Pengolahan Lindi seluas 8,7 Ha, dan kolam Instalasi Pengolahan Air Lindi yang terdiri dari unit Screen, Equalisasi, Anaerobik, Fakultatif, Maturasi, dan Wetland

Karenanya TPA Regional Mamitarang ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan, menyelamatkan air permukaan (sungai dan pantai), dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitarnya.

(Mild70/*)

Pos terkait