Bupati Boltim Prihatin Bencana Banjir Bandang di Sulut

  • Whatsapp
Bupati Boltim, Sehan Landjar.

Boltim, detiKawanua.com – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH, menyampaikan simpati dan keprihatinannya atas musibah banjir bandang di beberapa wilayah provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Seperti diketahui, Rabu (4/03) dini hari kemarin, banjir bandang menimpa sedikitnya 3 Kabupaten/Kota, yakni Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), serta beberapa titik di Manado.

Hal ini akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

“Saya sampaikan simpati serta keprihatinan, atas bencana yang menimpa saudara-saudara saya di Bolmut, Bolmong, dan Manado. Ini cobaan yang diberikan Tuhan, dan kita sebagai sesama manusia di atas bumi wajib untuk turut membantu meringankan beban mereka,” tutur Landjar, pada Rabu (4/03) siang tadi.

Bupati dua periode ini, juga mengimbau seluruh jajaran pemerintah dan stakeholder, serta masyarakat di Boltim untuk berkenan memberikan bantuan kemanusiaan, semampunya agar bisa meringankan beban para korban banjir.

“Saya tentu akan mengupayakan bantuan darurat terkait, bencana ini melalui Pemerintah daerah. Namun imbauan juga, saya sampaikan kepada seluruh pihak termasuk masyarakat di Boltim yang berkesempatan, untuk bisa sama-sama menyisihkan sebagian rejekinya. Ini akan sangat membantu mereka para korban banjir, karena situasi saat ini saya tahu pasti serba darurat dan berkekurangan,” ujar Landjar.

Koordinasi antara dinas serta lembaga terkait seperti dinas kesehatan, BPBD, serta tim SAR masing-masing daerah, juga diperlukan menurut Bupati. Agar segala kondisi serta kebutuhan para korban, evakuasi, serta revitalisasi wilayah terdampak banjir, bisa terlaksana dengan lancar.

Seperti diketahui, banjir bandang yang melanda wilayah Sulut ini terjadi sejak Rabu kemarin. Terparah di desa Domisil kabupaten Bolaang Mongondow, hingga menelan korban jiwa, satu anak hanyut dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara korban terdampak lain hingga kerusakan infrastruktur juga cukup banyak. (Fidh)

Pos terkait