Bupati Boven Digoel Hembuskan Nafas Terakhir, H2M: Indonesia Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

  • Whatsapp

Jakarta, detiKawanua.com – Benediktus Tambonop, Bupati Boven Digoel dilaporkan menghembuskan nafas terakhir di Jakarta pada Senin (13/1/2020) pagi WIB.

Bupati Tambonop berada di Jakarta untuk mengikuti Rakernas PDIP yang berlangsung sejak tanggal 10 Januari dan berakhir 12 Januari kemarin.

Bacaan Lainnya

Kabar duka ini mengejutkan Anggota DPR RI Dapil Sulut dari PDIP Hi Herson Mayulu (H2M). Pasalnya, menurut H2M, selama pelaksanaan Rakernas almarhum terlihat segar bugar.

“Saya kaget ketika mendapat kabar Tambonop meninggal dunia. Karena saat pelaksanaan rakernas, kami saling menyapa dan berkomunikasi dengan intens. Almarhum terlihat segar bugar sampai penutupan rakernas,” ujar H2M.

Lanjut H2M, kepergian almarhum jelas merupakan suatu kehilangan. Bukan hanya bagi PDIP tetapi bagi Indonesia.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya turut berduka cita yang mendalam atas kepergian almarhum Benekditus. Pastinya, almarhum adalah salah satu kader terbaik partai dan bangsa ini. Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaiknya,” jelas Mayulu.

Untuk diketahui, informasi meninggalnya bupati Boven Digoel diperoleh sesaat sebelum melakukan Rakor PDIP se-Papua.

“Jadi Rakernas dibuka tanggal 10 Januari dan bupati sudah berangkat lebih dulu tanggal 7 atau 8 dan penutupannya tadi malam. Setelah penutupan semua bubar kembali ke hotel masing-masing termasuk pak bupati,” kata Untung, Wakil Ketua DPC PDIP Boven Digoel melalui ponselnya.

Nah Senin pagi diagendakan untuk ini dilakukan rakor se Papua di Hotel Sahid Jaya, kemudian semua pengurus saling bertanya siapa yang sudah hadir dan belum hadir. Tiba-tiba ada yang menelepon menyampaikan jika bupati sedang berada di Rumah Sakit Mitra Keluarga.

“Kami langsung bersama rombongan datang ke rumah sakit dan ternyata beliau sudah meninggal dan sekarang jenasah dibawa ke RSCM untuk divisum,” jelasnya.

Pihaknya sendiri belum mengetahui persis waktu dan tempat bupati meninggal. Tapi menurut untung kondisi almarhum jika dilihat malamnya nampak baik-baik saja.

“Tadi malam dalam acara beliau sangat bersemangat bahkan sempat bertanya beberapa kali ke narasumber dengan terlebih dahulu meneriakkan kata Merdeka sebanyak tiga kali dan itu ruangan menggelegar,” ceritanya.

Hal ini dibenarkan Ketua DPRD sementara Boven Digoel, Isak Bangri. Dirinya kaget juga karena tadi malam beliau nampak sehat. Memang acaranya cukup melelahkan tapi semua berjalan lancar.

Menurutnya, ia dan rombongan sudah melihat jenasah, dan saat ini jenasah masih menunggu pihak keluarga. Isak juga menyampaikan rencananya hari ini seluruh rombongan dari Boven Digoel akan bertolak ke Makassar untuk menghadiri pemakaman mertua bupati.

“Jadi sudah disiapkan bis di Makassar dan mertua beliau juga baru saja meninggal. Bupati mengajak kami untuk menghadiri pemakaman mertuanya tapi Tuhan berkehendak lain. Ia juga dipanggil,” pungkas Ketua DPRD.

(*/Redaksi)

Pos terkait