Jembatan Soekarno, “Icon Atau Petaka”

  • Whatsapp

Jembatan Soekarno, Manado.

Manado, detiKawanua.com – Selain mengidolakan pemandangan untuk berselfie ria, Jembatan Soekarno kerap menjadi tempat uji nyali bagi segelintir remaja yang sering datangi jembatan tersebut.
Bukan tidak mungkin, ulah yang dilakukan para remaja ini bisa berdampak buruk. Pasalnya, Jembatan yang baru di resmikan ini dengan ketinggiannya mencapai 40 meter dari permukaan laut, dari pantauan detiKawanua.com, dijadikan tempat uji keberanian melompat dari ketinggian tersebut ke laut.
Aksi uji nyali ini dilakukan para Remaja dengan cara sengaja membuang barang milik teman wanita berupa sendal dari Jembatan tersebut ke permukaan laut dan kemudian dipertaruhkan siapa yang berani melompat lalu mengambil barang yang dijatuhkan ke laut tadi.
Aksi tersebut pun sontak di saksikan oleh ratusan penghuni pelabuhan Kota Manado, bahkan penumpang yang berada di atas Kapal yang akan segera berangkat.
Beberapa orang saat menyaksikan lompatan berturut-turut oleh remaja tadi, dengan spontan mengatakan perilaku remaja-remaja ini bisa menimbulkan malapetaka atau korban jiwa.
“Bukan main anak-anak  ini dia, nda mo lama torang so dengar ada yang mati di jembatan ini,” tukas salah satu pengunjung pelabuha dengan dialeg Manado kental.
Ungkapan lain dari pengunjung yakni kontrol dan pengawasan pihak terkait seakan tidak dimaksimalkan. “Kami heran jembatan sudah diresmikan tetapi, pengawasannya tidak ikut diresmikan,” ungkap pengunjung. (Rifaldi Rahalus)

Pos terkait