Example floating
Example floating
BOLMONG RAYAHEADLINEPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Sampaikan 193 Aspirasi Warga BMR, Feramitha Mokodompit Soroti Urgensi Talud Muntoi dan Jalan Pinogaluman

×

Sampaikan 193 Aspirasi Warga BMR, Feramitha Mokodompit Soroti Urgensi Talud Muntoi dan Jalan Pinogaluman

Sebarkan artikel ini

SULUT – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Feramitha Mokodompit, menyampaikan poin-poin krusial hasil reses dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bolaang Mongondow Raya (BMR) dalam Rapat Paripurna penyampaian laporan pelaksanaan reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2026, bertempat di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Kamis (23/04/2026)

Dalam penyampaiannya, Feramitha menekankan pentingnya perhatian serius dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara terhadap aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.

Berdasarkan data hasil reses, terdapat total 193 aspirasi yang mencakup 9 bidang pembangunan di 30 desa. Dari sekian banyak usulan, bidang infrastruktur menjadi sektor yang paling mendominasi dan dianggap paling mendesak oleh warga BMR.

Salah satu poin utama yang menjadi urgensi adalah pembangunan talud di Desa Muntoi, Kecamatan Passi Barat. Feramitha mengingatkan kembali musibah longsor tahun lalu yang mengakibatkan sejumlah rumah warga terbawa arus dan memutus jalur utama Manado-Kotamobagu.

“Masyarakat dan Kepala Desa sangat berharap pembangunan talud ini segera direalisasikan agar musibah serupa tidak terulang kembali dan keselamatan warga serta akses jalan provinsi tetap terjaga,” tegas politisi muda tersebut.

Selain masalah talud di Muntoi, Srikandi PDIP ini menyampaikan, kondisi jalan akses Pinogaluman yang menghubungkan Desa Dumoga menuju Bendungan Lolak juga menjadi perhatian. Jalur tersebut saat ini dilaporkan terputus total dan tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga memaksa masyarakat untuk memutar jauh melalui jalur Lolak.

Feramitha menyebutkan bahwa perbaikan jalan ini sebenarnya telah menjadi peringkat prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang), sehingga ia meminta Pemerintah Provinsi untuk menjadikannya agenda mendesak di tahun mendatang.

Menutup penyampaiannya, personil Komisi I DPRD Sulut ini menegaskan bahwa 10 Legislator dari Dapil BMR berkomitmen penuh untuk bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay (YSK-Victory).

“Kedepannya kami siap mengawal setiap aspirasi melalui program-program pembangunan yang akan dijalankan di Dapil kami Bolaang Mongondow Raya,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, menegaskan komitmennya bersama Wakil Gubernur Victory Mailangkay untuk memprioritaskan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.
 
“Kami memiliki visi yang selaras, yaitu membawa Sulawesi Utara menjadi lebih maju dan sejahtera,” tegas Yulius.
 
Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya disiplin waktu dan pengelolaan anggaran di seluruh jajaran pemerintahan. Meski demikian, ia memahami adanya dinamika di lapangan, seperti bencana alam atau kerusakan infrastruktur yang belum terakomodasi dalam APBD 2026. Menanggapi aspirasi DPRD hasil masa reses, Yulius menyatakan bahwa pemerintah siap melakukan penyesuaian.
 
“Aspirasi tersebut menjadi catatan penting bagi kami, namun tentu memerlukan proses perencanaan ulang. Untuk kebutuhan mendesak berskala kecil, akan kami tangani melalui cadangan anggaran. Sementara program yang lebih besar akan diusulkan melalui mekanisme Anggaran Perubahan pada Agustus hingga Oktober 2026 mendatang,” pungkas gubernur.