SULUT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bolaang Mongondow Raya (BMR) menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal dan memperjuangkan hak-hak masyarakat. Melalui agenda Reses Kedua Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 yang digelar dbaru-baru ini mulai 1-4 Agustus, para wakil rakyat ini tidak hanya turun untuk menjaring aspirasi, tetapi juga membawa solusi konkret dan bantuan langsung yang menyentuh kebutuhan mendasar warga.
Di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Anggota DPRD Sulut dari Fraksi Partai Gerindra, Dhea Eucharisty Lumenta, SE, menggelar reses di Desa Nonapan Baru, Kecamatan Poigar. Berbeda dari format reses biasa, Dhea menggandeng Dinas Kesehatan Bolmong dan BPJS Kesehatan untuk menghadirkan pelayanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat setempat.
Langkah ini mendapat sambutan luar biasa dari puluhan warga yang antusias mengantre untuk mendapatkan pemeriksaan medis, konsultasi dokter, hingga layanan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan secara mandiri di lokasi.
Suasana haru sempat menyelimuti jalannya acara ketika Dhea secara simbolis menyerahkan bantuan satu unit kursi roda kepada seorang lansia yang menderita kelainan tulang. Selama ini, lansia tersebut hanya bisa bertumpu pada tongkat kayu karena keterbatasan ekonomi keluarga yang tidak mampu membeli alat bantu jalan.
“Terima kasih kepada Ibu Dhea atas kepeduliannya. Kursi roda ini sangat berarti bagi orang tua kami yang kondisinya kian melemah,” ungkap salah satu anggota keluarga penerima bantuan dengan mata berkaca-kaca.
Menanggapi hal tersebut, Dhea Eucharisty Lumenta menegaskan bahwa esensi utama dari reses adalah memberikan dampak instan yang meringankan beban konstituen.
“Melalui reses ini, kami ingin masyarakat tidak hanya menyampaikan usulan pembangunan, tetapi juga merasakan manfaat langsung lewat layanan kesehatan. Kami berkomitmen untuk terus mengawal akses kesehatan, perbaikan infrastruktur desa, serta program sosial di Poigar untuk diperjuangkan ke tingkat provinsi,” tegas srikandi Fraksi Gerindra tersebut.
Sementara itu, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulut, Seska Ervina Budiman, S.Sos., sukses memusatkan kegiatan resesnya di Kantor Desa Tombongon. Agenda dialog terbuka yang berlangsung hangat dan kekeluargaan ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta, mulai dari jajaran pemerintah desa, tokoh adat, kelompok tani, keterwakilan perempuan, hingga pelaku UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, Seska menegaskan bahwa reses merupakan instrumen konstitusional yang krusial bagi parlemen untuk mendengarkan langsung jeritan hati masyarakat guna memastikan program kerja pemerintah provinsi tepat sasaran.
Merespons rentetan aspirasi warga, Seska memastikan seluruh masukan warga telah dicatat secara formal dan akan dibawa ke rapat paripurna DPRD Sulut.
“Seluruh poin strategis ini menjadi Pokok Pikiran (Pokir) dewan yang akan kami godok dan kawal ketat di tingkat provinsi, agar anggaran dan kebijakan ke depan benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Bolaang Mongondow Raya,” pungkas Seska Ervina Budiman.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Fraksi Partai Demokrat, Angelia Regina Wenas (ARW), kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal aspirasi sekaligus membantu langsung masyarakat di daerah pemilihannya.
Dalam rangkaian kegiatan reses yang digelar di wilayah Bolaang Mongondow Raya, legislator yang duduk di Komisi II DPRD Sulut ini turun langsung menemui warga masyarakat di Banjar Banua Karta, Desa Mopugad, Kecamatan Dumoga Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Pertemuan tatap muka tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Warga adat setempat memanfaatkan momentum ini untuk mengutarakan berbagai kebutuhan riil di desa, mulai dari infrastruktur penunjang pertanian hingga fasilitas sosial keagamaan yang selama ini sangat dirindukan oleh masyarakat.
Mendengar langsung salah satu pergumulan mendesak terkait fasilitas pemulasaraan, Angelia Wenas memberikan respons cepat dengan menyalurkan bantuan pribadi berupa satu unit freezer pendingin jenazah. Fasilitas ini diserahkan khusus untuk pemenuhan keperluan sosial dan keagamaan umat Hindu yang berada di Banjar Banua Karta.
Melalui kerja nyata dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para legislator Sulut di wilayah BMR ini, masyarakat berharap program-program yang telah diusulkan dapat segera terealisasi demi kemajuan daerah dan peningkatan taraf hidup warga. (Advetorial)
Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Sulut Dapil BMR Turun Langsung ke Tengah Masyarakat







