Example floating
Example floating
HEADLINENASIONALPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Bhayangkari Minut Guncang Langit Cikeas, Taufik Tumbelaka: Ibu Sintia Hendri Sarauw Harumkan Nama Sulut di Kancah Nasional

×

Bhayangkari Minut Guncang Langit Cikeas, Taufik Tumbelaka: Ibu Sintia Hendri Sarauw Harumkan Nama Sulut di Kancah Nasional

Sebarkan artikel ini

SULUT – Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026), menyajikan berbagai atraksi memukau. Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah aksi terjun payung bebas (freefalling) yang melibatkan unsur Bhayangkari.

Ibu Sintia Hendri Sarauw, anggota Bhayangkari Ranting Kema, Cabang Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menjadi salah satu srikandi yang sukses melakukan pendaratan sempurna dalam prosesi sakral tersebut.

Aksi berani ini disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran pejabat tinggi negara, serta petinggi TNI-Polri. Keterlibatan Ibu Sintia di panggung nasional ini memicu gelombang apresiasi, salah satunya datang dari Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka.

Menurut Taufik Tumbelaka, apa yang ditunjukkan oleh Ibu Sintia Hendri Sarauw bukan sekadar bagian dari seremoni seremonial belaka. Ini adalah bukti nyata dari mentalitas baja dan kedisplinan tinggi dari perwakilan perempuan Sulawesi Utara.

“Warga Sulut dan juga Indonesia Bagian Timur layak bangga dengan Ibu Bhayangkari dari Kema, Minut, Sulut ini,” ungkap Taufik, Rabu (01/07).

Menurutnya, berpartisipasi dalam perayaan delapan dekade Korps Bhayangkara di tingkat pusat dengan risiko setinggi itu membutuhkan latihan fisik dan kesiapan mental yang luar biasa matang.

Dalam atraksi tersebut, Ibu Sintia bersama tim penerjun gabungan Polwan dan Bhayangkari melakukan manuver rotasi udara yang sangat presisi. Sebelum mengembangkan parasut, mereka berhasil membentuk formasi angka ’80’ di langit Cikeas sebagai simbol pengabdian Polri.

Atraksi ditutup secara dramatis saat para penerjun membentangkan spanduk raksasa bergambar Presiden Prabowo Subianto, bendera pataka Tribrata, logo Hari Bhayangkara ke-80, serta bendera Merah Putih sembari mendarat mulus di hadapan podium utama.

Puncak HUT ke-80 Polri tahun 2026 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi Polri untuk Masyarakat” ini juga dimeriahkan dengan simulasi pembebasan sandera taktis oleh Korps Brimob, operasi pengejaran pelaku kejahatan, dan atraksi motor trail. Namun, keberanian srikandi asal Minahasa Utara di angkasa tetap menjadi salah satu catatan emas yang paling membekas bagi masyarakat Sulawesi Utara.