Kadis Limi Mokodompit Gaungkan Pesan Gubernur Di Halal Bihalal DLH Sulut

  • Whatsapp

Sulut, detikawanua.com – Mengambil tema “Perkuat Silaturahmi, Bangun Kebersamaan, Tingkatkan Kinerja” Keluarga Besar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulut menggelar Halal Bihalal pada Kamis (19/05/2022) di Talawaan Bajo – Minahasa Utara.

Dimana kegiatan silaturahmi yang berlangsung penuh khidmat tersebut itu, hadir langsung Kepala DLH Sulut, Limi Mokodompit didampingi Sekretaris Robert M. Senduk beserta para Kepala Bidang.

Bacaan Lainnya

Kadis Limi dalam sambutannya selain telah mengungkapkan, rasa syukur, terima kasih serta mohon maaf lahir batin ada kesalahan kepada seluruh pihak yang hadir dan sudah membantu atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut, juga menyampaikan pesan-pesan dari Gubernur Sulut (Olly Dondokambey) terkait persatuan dan hidup dalam bingkai kerukunan.

“Esensi dari halal bi halal adalah intinya silaturahmi, sehingga kebersamaan, cinta kasih dalam seluruh kegiatan baik keluarga dan pekerjaan. Marilah kita bangun silaturahmi kebersamaan itu dalam kehidupan sehari-hari, karena dimana pun kita berada bersama, masyarakat akan baik juga kepada kita,” terang Limi.

“Pak gubernur selalu mengingatkan kita untuk saling mencintai, cinta kasih antar sesama manusia dan daerah Sulut, serta juga selalu mengingatkan mengutamakan prokes (Protokol Kesehatan) dalam setiap kegiatan,” tutupnya sembari mengucapkan terima kasih dan mengajak agar terus melakukan hal positif dalam bekerja serta menjaga kebersamaan.

Adapun dalam hikmah Halal Bihalal yang disampaikan penceramah, Ustad Umar Maliki, yang pertama adalah, tidak ada yang diciptakan Allah itu sia-sia, semua ada manfaatnya.

“Halal Bihalal adalah sudah tentu merupakan sesuatu yang dihalalkan, baik itu tentang permasaalahan antar sesama manusia, maupun dalam pekerjaan. Halal Bi Halal pertama kali di Indonesia itu telah dicetuskan oleh Bung Karno untuk mengumpulkan seluruh tokoh agama dan kelompok duduk bersama yang momentumnya bertepatan setelah Bulan Ramadhan,” terang Maliki.

“Puasa mengajarkan akan kepekaan sosial, selama berpuasa merasa lapar, haus, lelah dan mengantuk. Dalam Ramadhan juga mengajarkan soal nafsu, ibadah dan zakat, mengeluarkan/belanjakan harta di jalan Allah. Adapun kurikulum puasa juga adalah sabar,” tandas Maliki.

Turut hadir jajaran DLH Kota Bitung beserta para mahasiswa yang melakukan training kerja lapangan di DLH Sulut.

(Mild70)

Pos terkait