Depertim Demokrat Nyatakan Siap Pasang Badan Bela AHY

  • Whatsapp

Jakarta, detiKawanua.com – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum sah ditemani 34 Ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia bergerak cepat dengan menyambangi KPU, Kemenkumham, dan Menkopolhukam, Senin (08/03) pagi.

Hal ini disebabkan respon dari masyarakat dan terutama pihak internal Demokrat atas hasil kudeta secara paksa melalui Konferensi luar Biasa (KLB) yang mendemisionerkan AHY dari Ketua DPP Demokrat yang dinilai inkontitusional.

Dewan Pertimbangan Partai Demokrat lewat Sekertarisnya, Carolus Bolly SE, MM angkat bicara terkait peristiwa yang tejadi di internal Demokrat.

“Masalah internal Partai Demokrat ini menjadi pelajaran berharga bagi kehidupan berdemokrasi di Indonesia. Menjadi peringatan bagi kita semua dalam mengambil langkah politik harus sesuai konstitusi yaitu undang-undang dalam bernegara, dan juga konstitusi partai dalam hal ini” ujar dirinya lewat sambungan telepon

Kejadian ini menurutnya menciderai asas demokrasi dan kepatuhan terhadap hukum dimana di negara ini hukum menjadi pedoman tertinggi

Sebagai sekertaris dewan pertimbangan, dirinya bersama seluruh Dewan Pertimbangan mendukung penuh langkah-langkah yang ditempuh oleh Ketua Umum AHY, baik itu langkah-langkah politik, langkah-langkah strategis, dalam tenggat waktu pasca pelaksanaan KLB abal-abal di Deli Serdang

“Demokrat akan tempuh langkah-langkah hukum, tunggu tanggal mainnya.” tegas dirinya yang menanggapi bahwa tindakan ini merupakan jelas melanggar AD/ART Partai dan Undang-undang tentang Partai Politik

Anggota DPR Papua periode 2009-2019 menjelaskan usulan pertimbangan dari Depertim sudah diteruskan kepada Ketum AHY.

“Kami sebagai Dewan Pertimbangan sudah memberikan masukan-masukan lewat Ketua Dewan Pertimbangan kepada Ketua Umum. Secara normatif Dewan Pertimbangan mendukung penuh Ketua Umum sebagai pihak eksekutif partai.” tutur dirinya

Sebagai salah satu struktural pimpinan pusat, Dewan Pertimbangan Partai Demokrat juga siap pasang badan dan mengawal kepemimpin AHY dalam mengambil sikap terkait gerakan yang ilegal ini.

*/Enda

Pos terkait