Palang Portal Otomatis Kota Amurang dicabut, Warga Amurang Gembira

  • Whatsapp

Minsel, detiKawanua.com – Setelah Beroprasi cukup lama tanpa kajian yang jelas akhirnya Sistim penarikan Retribusi dengan Portal Berakhir di tangan Pjs Bupati Minsel Drs Mecky M Onibala, pasca Pelantikan Direktur Perusahaan Daerah Cita Waya Esa ( PD.CWE ) yang baru dan melewati berbagai kajian hukum baik berdasarkan Peraturan daerah (Perda) yang baru, kajian Hukum dan aturan lainnya yang terkait, juga asas manfaat dalam penataan kota dan perparkiran, maka Sistim penarikan Retribusi dengan Palang Portal otomatis dibekukan atau dicabut pengoprasiannya.

Hal Ini disampaikan Dirut PD CITA WAYA ESA (CWE) Arfan Boki SKM MKes selaku Dirut PD CWE yang baru kepada sejumlah awak media,Minggu,(25/10/2020) malam, Arfan dengan Tegas menyatakan Sistim Retribusi dengan menggunakan Portal dipusat kota Amurang sangat tidak pantas dan tidak sesuai dengan aturan.

Bacaan Lainnya

“Sebenarnya menggunakan sistim portal ini tidak pantas dan tidak sesuai dengan asas pemanfaatan yang sesunggunya maka ini perlu dicabut pengoprasiannya dan justru sudah banyak ditentang oleh beberapa Tokoh masyarakat dan warga seputaran kota Amurang,” ucap Arfan.

Lanjut Arfan Kawasan pasar 54 Amurang adalah kawasan pasar tradisional. Dan bukan pasar modern. Sehingga perlu ada kajian secara terukur jika menggunakan portal sistem otomatis dan beberapa kajian juga yang tidak sesuai aturan.

Willem Pasla yang akrab di Sapa Arie Pasla mengaku terkait Penggunaan Sistem Portal Otomatis di Kota Amurang sudah lama ditentang beberapa warga di seputaran kota amurang. Selain tidak tepat, asas manfaat tidak ada bahkan mempersulit, mengundang ketidaknyamanan pengguna jalan di kota amurang, dan tentu dasar hukumnya tidak jelas dan tidak tepat karena belum memenuhi standar perparkiran yang layak.

“Saya sudah gugat dari awal karena tidak sesuai kajian dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas maka penutupan ini sudah benar dan Kesalahan besar bagi Dirut yang lama dan harusnya DPRD Minsel bergerak untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) dengan pihak-pihak yang terkait,” jelas Arie.

Setelah dicabut dan dibekukan Pengoprasian Sistem Portal Otomatis di Kota Amurang akhirnya warga menyambut baik dan bersyukur karena ibarat sesak nafas akhirnya kembali legah
( Vandytrisno )

Pos terkait