KPM PKH Tabut Keluhkan Agen BRILink JM, Mandak : Tuntaskan Agen Nakal

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com – Puluhan Keluarga Penerima Manfaat Program keluarga Harapan (KPM PKH), mengeluhkan keberadaan Agen BRILink atas nama JM terkait pelayanan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang banyak merugikan KPM. Hal ini mencuat dalam dengam keluh kesah masyarakat KPM Kecamatan Tabukan Utara(Tabut), Rabu (14/10/2020) di Ruang Serbaguna Kantor Camat Tabut.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Sangihe Danny Mandak, pihak BRI, agen penyalur dan puluhan masyarakat KPM.

Bacaan Lainnya

“Kami sangat kecewa dengan pelayanan agen BRILink atas nama Juline Manoppo dalam pelayanan. Berbagai pengalaman pahit kami masyarakat miskin rasakan. Mulai dari sayur busuk yang kami terimah, pengurangan item BPNT, ancaman bakal dihapus hingga perlakuan seenaknya dari yang bersangkutan ketika melayani kami,” jelas salah satu warga KPM.

Bahkan lanjut warga lainnya, kerapkali mereka mendatangi Agen BRILink atas nama Juline Manoppo ketika akan mengambil bahan pokok, tempat usahanya tutup.

“Benar memang sudah dijadwalkan untuk pengambilan tetapi kami juga terhalang biaya transportasi. Tetapi kami tetap mengambilnya walaupun terlewati satu atau dua hari dari jadwal yang ditentukan tapi nyatanya tempat usaha bersangkutan justru sudah tutup,” imbuh warga KPM lainnya sambil meminta Dinsos dan BRI berkenan mengisinkan mereka pindah ke agen BRILink lainnya yang lebih profesional dalam pelayanan.

Kepala Dinsos Sangihe Danny Mandak ketika menanggapi keluhan tersebut menyatakan agat segera menuntaskan persoalan ini.

“Usai pelaksaan pertemuan singkat dengan KPM ini, maka Dinsos akan segera melakukan evaluasi terkait dengan ulah agen BRILink yang menjadi keluhan KPM”, jelas Mandak sambil menyatakan apakah agen BRILink bermasalah dihentikan dan diganti baru atau diberikan teguran. (Js)

Pos terkait