Gubernur Olly Bersyukur Rakyat Sulut Solid Dukung Penanganan Covid19

  • Whatsapp

(foto:ist)

Sulut, detiKawanua.com – Dalam rapat virtual entery meeting bersama Tim Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja dan Dana Tak Terduga (DTT) Penanganan Covid19 BPK RI di Manado pada Jumat (11/9/2020), oleh Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasikan kegiatan tersebut sebagaimana kegiatan itu sebagai instrumen yang baik bagi kesinambungan langkah dalam mempercepat penanganan pandemi Covid19 di Sulut.

Bacaan Lainnya

“Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kegiatan ini boleh berlangsung secara virtual dalam rangka kegiatan pengawasan BPK Perwakilan Provinsi Sulut untuk penggunaan dana Covid19 ini. Mudah-mudahan apa yang sudah kita laksanakan sesuai aturan-aturan yang ada betul-betul dapat dipahami oleh semua kita dan langsung diawasi oleh BPK Perwakilan Provinsi Sulut,” kata Olly dalam rapat yang diikuti Kepala Perwakilan BPK RI Sulut Karyadi, Sekertaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen beserta para bupati dan walikota se-Sulut.

Olly mensyukuri kebersamaan semua pihak dan seluruh masyarakat Sulut dalam mendukung penanganan Covid19 di Sulut.

“Apapun keadaan di Sulut ini kita semua bisa bersatu, tetap solid dalam rangka penanganan Covid19 ini dengan segala resiko yang harus kita hadapi,” tambah Olly yang mengungkapkan bahwa kesolidan pemerintah dan masyarakat seperti pada sektor pertanian yang terbukti mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah di tengah pandemi Covid19.

“Banyak hal yang saya rasa menjadi manfaat bagi kita semua khususnya di era pandemi Covid19 ini, karena seluruh masyarakat dan pemerintah mau turun ke tengah-tengah masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi kita di topang oleh hasil pertanian sangat tinggi dimasa pandemi Covid19 sekarang ini,” ungkap Olly.

“Mudah-mudahan setelah pandemi Covid19 ini berlalu pertumbuhan ekonomi kita akan bertumbuh besar, karena kegiatan-kegiatan penunjang utama dari hasil pertanian provinsi sulut akan menjadi dukungan penuh bagi kita dalam rangka mensejahterakan masyarakat. Masyarakat sulawesi utara berharap dengan kuat dan ketahanan pangan kita kuat kita pasti bisa menghadapi seluruh persoalan Covid19 ini,” ungkapnya pula.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulut Karyadi menyampaikan bahwa lingkup pemeriksaan kepatuhan pendahuluan mencakup kegiatan penanganan Covid-19 yang berasal dari dana APBD, APBN, BUMN, BUMD dan sumbangan dari pihak ketiga pada Tahun Anggaran 2020.

Pemeriksaan pendahuluan kinerja penanganan Covid19 meliputi pemeriksaan atas kegiatan testing, tracing, treatment serta edukasi dan sosialisasi kepada pemerintah daerah.

(mild70)

Pos terkait