RDP Tiga Desa, Royke Kaloh : Hukumtua Harus Realistis Melihat Rakyatnya

  • Whatsapp

Minsel, detiKawanua.com – Rapat Dengar Pendapat Umum (RRDP) dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) bersama Hukumtua desa Picuan , Blongko dan Ongkaw Tiga dengan Masyarakat pelapor yang terkait dengan aduan masyarakat soal Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) berlangsung di Ruang Rapat komisi satu, Selasa (14/07)

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi Satu Royke Kaloh yang juga didamping oleh Pimpinan yang lainnya seperti Alex Kumaat dan Orwin Tengor.

Bacaan Lainnya

Terpantau dari media ini Juru bicara Masyarakat Ongkaw Tiga Novita Sumendap yang juga didampingi oleh Ritta Tumiwa mengungkap soal beberapa hal terkait pengolahan anggarann Dana Desa (DenDes) dan pengeluhan lainnya seperti kegiatan Rabat Beton, anggaran PKK, dan kegiatan lainnya juga desa belum memiliki BPU dan persoalan Penyaluran BLT.

Kadis PMD Hendrie Lumapow SH yang hadir dalam RDPU tersebut mengakui sangat penting untuk ikut dalam RDP ini karena akan mendengarkan langsung keluhan warga desa dan apa tanggapan Hukumtua ditiga desa.

“Saya sebenarnya ada Vikon dengan Kementrian tapi saya merasa penting untuk ikut dalam acara ini karena ingin mendengar semua keluhan masyarakat dan ada hukumtua yang ada di tiga desa, bersama jajaran Dinas seperti Sekretaris Dinas Altin Sualang, para Kabid, Grece Sangian, dan lainnya,” ucap Lumapow sembari memperkenalkan para jajarannya.

Ketua Komisi 1 Royke Kaloh dalam setiap arahannya baik desa Ongkaw dan desa lainnya yang terkait dengan laporan selalu menekan soal bagaimana tupoksi dan selalu mengedepankan musyawarah bersama di tingkat pemerintah desa, jika ada keluhan masyarakat harusnya pemerintah mendengar keluhan dan keinginan masyarakat dan sama-sama mencari solusi, jadi harus Realistis melihat skala prioritas.

“Harusnya didesa Pemerintah desanya jangan keras dengan masyarakat karena mereka adalah rakyat yang butuh kejelasan, butuh keadilan dan tau melihat rakyat yang susah, skala prioritas jangan egois, harus Realistis karena anda sebagai ASN hanya Penjabat yang dipercayakan untuk memimpin didesa bukan definitif maka laksanakanlah sesuai dengan aturan dan kebijakan,” ucap Royke.

Royke menuturkan di desa itu hendaknya saling baku dengar dan rakyat itu bukan musuh tapi mereka hanya butuh makan dan minum dan pemerintah desa yang lebih tau kebutuhan mereka.

Adapun acara RDPU dengan Dinas PMD berlangsung aman meski sesekali ada tanggapan dan bantahan keras dari masyarakat desa Ongkaw Tiga terkait penjelasan Hukumtua namun semua bisa terkendali. (Vandytrisno)

Pos terkait