Tak Ada Sanitizer Cap Tikuspun Jadi

  • Whatsapp

Minahasa, detiKawanua.com – Captikus yang merupakan minuman alkohol produksi asli Sulut kini menjadi hand sanitizer. Langkah ini diambil oleh Dinas Pertanian Minahasa, karena sulitnya mencari hand sanitizer dalam mencegah munculnya virus Corona.

Kepala Dinas Pertanian Minahasa Yeitijj Roring SP menagatakan ada pepatah yang mengatakan tidak ada rotan, akar pun jadi. Makanya, captikus dicampur dengan sabun cuci tangan cair dan dijadikan sabun setiap kali pegawai atau tamu akan mencuci tangan sebelum masuk ke kantor Dinas Pertanian.

Muat Lebih

“Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik adalah cara yang paling efektif untuk mencegah berkembangnya bakteri, kuman, dan virus, termasuk virus corona,” ujar Roring pada sejumlah wartawan saat memasuki kantor distan, Rabu (25/03).

Alkohol adalah bahan satu di antara yang terkandung dalam hand sanitizer. Alkohol dipercaya mampu membunuh berbagai macam bakteri dan virus jika memiliki minimal konsentrasi 60 persen.

Beberapa contoh bakteri yang mudah diatasi oleh alkohol, seperti bakteri E.coli. Namun, alkohol juga efektif “menidurkan” virus, termasuk virus Corona. Untuk membunuh bakteri atau virus, penelitian telah menemukan bahwa konstrasi alkohol 60 persen atau lebih mampu memberikan hasil yang efektif. Captikus dicampur sabun mampu disimpan bertahun-tahun jika ditempatkan di dalam suhu ruangan yang stabil. Juga tidak memiliki tanggal kadaluwarsa, dan dapat dipastikan aman untuk digunakan sebagai sabun pembersih tangan.

“Di Manado sudah banyak melakukan langkah ini. Selain captikus tidak mahal juga gampang ditemukan,” tukas Roring.

Ditambahkannya, pada intinya hidup sehat menjadi penangkal penyebaran covid-19. Serta petahui semua petunjuk pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Jika semua masyarakat bersatu dan mengikuti anjuran medis, pasti Minahasa akan lepas dari virus corona.

“Dukungan masyarakat mengenai penanggulangan virus sangat perlu. Karena tanpa dukungan masyarakat semua himbauan akan sia sia,” pungkas Roring. (Baim)

Pos terkait