Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Pimpin Upacara HUT Boltim ke-9, Bupati: Terima Kasih Pejuang Pemekaran

Bupati Boltim Sehan Salim Landjar saat memimpin Upacara HUT Boltim ke-9. /Red

Boltim, detiKawanua.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumat (21/07), menggelar Upacara Korpri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 tahun.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sehan Salim Landjar SH, dan didampingi oleh Wakil Bupati Drs Rusdi Gumalangit. Upacara yang digelar tepat di halaman depan Kantor Sekretariat Daerah tersebut, dimulai pukul 08.15 WITA.

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah sama-sama berjuang mewujudkan pemekaran Kabupaten Boltim, di antaranya presidium pemekaran, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat.

Bupati Boltim tengah menyampaikan sambutan. /Red

Menurut Bupati, berkat perjuangan seluruh pihak ini, sehingga lahirlah daerah otonomi baru yakni Kabupaten Bolaang Mongondow Timur melalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2008, atau tepatnya sembilan tahun silam. "Pada usia kesembilan, sudah banyak perubahan yang telah dilakukan, baik dalam pembangunan maupun pelayanan publik. Ini semua merupakan tujuan dan esensi dari sebuah pemekaran otonom, yakni lebih mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mensejahterakan rakyat melalui pembangunan di berbagai sektor," kata Bupati.

Dijelaskannya, di tahun ketujuh khusus masa pemerintahannya, didampingi Wakil Bupati Drs Rusdi Gumalangit, sudah banyak pembangunan yang terlaksana. Contohnya, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan untuk akses perekonomian, maupun jalan baru menuju sentra-sentra pertanian. Selain itu, juga telah banyak pembangunan dan penyaluran bantuan peralatan dalam sektor kelautan dan perikanan. "Juga pembangunan fasilitas publik, bantuan RTLH dan bantuan khusus penyandang cacat. Dan telah banyak keberhasilan yang diraih dalam pengelolaan administrasi keuangan daerah. Salah satu bukti konkrit yakni dengan raihan opini WTP oleh BPK RI empat kali berturut-turut," papar Bupati dua periode ini.

Bupati Landjar saat menandatangani prasasti tiga buah gedung sarana pelayanan warga. /Red

Pemerintah Daerah telah berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan disiplin kinerja aparatur, sesuai dengan amanat PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin ASN. "Maka kami telah menerapkan sistem reward dan punishment kepada ASN sesuai tingkat kedisplinannya. Salah satu bentuk dari reward tersebut yakni dengan promosi jabatan untuk ASN berprestasi, dan hukuman disiplin bagi ASN yang indisipliner," ujarnya.

Di akhir sambutannya, tak lupa Bupati terus mengajak seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten dan komponen masyarakat, untuk saling bahu membahu merapatkan barisan dan menjalin tali persaudaraan, serta rasa solidaritas bagi sesama. "Dengan begitu, dapat tercipta suasana aman dan tentram, guna kelancaran dan kelangsungan pelaksanaan pembangunan di Boltim. Selamat hari ulang tahun ke-9 Kabupaten Boltim. Semoga Allah SWT selalu memberikan hidayah dan inayah-Nya untuk kita semua," tutup Bupati Landjar.

Penyerahan hadiah dan penghargaan. /Red

Usai upacara, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti tiga buah gedung sarana pelayanan masyarakat yang dibangun berdasarkan lewat kerja sama Pemkab Boltim dengan YPBSU. Selain itu, juga penyerahan bantuan kartu BPJS, kartu nelayan, dan lain sebagainya.

Terinformasi, upacara tersebut selain dihadiri Bupati dan Wakil Bupati, juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Boltim Ny Hj Nursiwin Landjar-Dunggio, Ketua BKMT Boltim Ny Titiek Gumalangit-Mamonto, Sekretaris Daerah Ir Hi Muhammad Assagaf, Ketua DPRD Boltim Marsaole Mamonto bersama anggota DPRD lainnya, serta seluruh jajaran Forkopimda dan ASN lingkup Pemda Boltim.(Fidh/Adv)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 21 Juli 2017 , ,

0 komentar for "Pimpin Upacara HUT Boltim ke-9, Bupati: Terima Kasih Pejuang Pemekaran"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional