MANADO – Persoalan layanan kelistrikan di Pulau Bunaken, Sulawesi Utara (Sulut), mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Seri Bunaken secara resmi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Sulut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), atas respons cepatnya dalam menangani kendala kelistrikan dan layanan PLN di kawasan pariwisata tersebut.
Aspirasi sekaligus ucapan terima kasih tersebut diserahkan oleh Penasehat KAGAMA Sulut, Taufik Tumbelaka, kepada Ketua DPD Partai Golkar Sulut, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), di ruang kerjanya pada Jumat (14/08/2026).
Surat tersebut menjadi bentuk penghargaan nyata dari mahasiswa KKN UGM Seri Bunaken terhadap kepedulian CEP. Sebelumnya, gangguan listrik di wilayah kepulauan tersebut sempat mengganggu aktivitas harian masyarakat dan memicu penundaan agenda tahunan Pesta Rakyat Bunaken.
Sinyal Kuat Kepedulian Wakil Rakyat
Dalam surat yang dilayangkan KKN UGM, mereka menilai langkah cepat CEP pasca-gangguan listrik merupakan sinyal kuat bahwa persoalan pelayanan dasar masyarakat kepulauan benar-benar menjadi prioritas wakil rakyat di tingkat nasional.
Aspirasi ini sekaligus mendorong adanya langkah strategis dan jangka panjang demi memastikan ketersediaan pasokan listrik yang stabil, normal, dan berkelanjutan di Pulau Bunaken. Listrik dinilai sebagai fondasi utama bagi keberlanjutan ekonomi bahari, usaha mikro masyarakat, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, serta penguatan infrastruktur pariwisata internasional di Bunaken.
Komitmen Golkar Hadir di Tengah Masyarakat
Saat menerima dokumen aspirasi tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Sulut, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), menyampaikan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan oleh akademisi dan mahasiswa UGM kepada Fraksi Partai Golkar DPR RI, khususnya kepada CEP.
“Ucapan terima kasih atas tanggapan yang cepat dari Ibu CEP dalam hal urusan listrik dan PLN,” ujar MEP.
Menurut MEP, tindakan responsif tersebut merupakan bagian dari komitmen besar Partai Golkar, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk selalu berada di garis depan bersama masyarakat.
“Memang seperti itulah cara kerja kami Fraksi Partai Golkar di pusat maupun daerah, di mana kami mau dekat dengan rakyat. Apa yang bisa kami bantu, akan kami bantu. Tentu semua sesuai dengan regulasi yang ada,” tegas MEP.
Ia menambahkan bahwa penghargaan dari KKN UGM ini menjadi suntikan motivasi bagi Fraksi Golkar asal Sulut untuk terus mengawal aspirasi warga lokal.
Dorong Koordinasi Lintas Lembaga
Sebelumnya, lewat surat resmi Nomor 307/KKN-SB/VIII/2026 tertanggal 13 Agustus 2026, KKN UGM juga menitipkan harapan besar agar CEP dapat mendorong koordinasi lintas lembaga yang lebih kuat. Mereka berharap CEP mampu menjembatani komunikasi antara kementerian terkait dan pihak PLN untuk memperkokoh infrastruktur energi di wilayah kepulauan terluar.
Mahasiswa menilai fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran yang melekat pada DPR RI memiliki nilai strategis dalam mempercepat penyelesaian krisis kelistrikan ini. Melalui pengawalan ketat, Pulau Bunaken diharapkan tidak hanya tersohor karena keindahan alam bawah lautnya saja, melainkan juga mampu tumbuh sebagai kawasan modern dengan layanan publik yang layak dan prima.
Momentum penyerahan aspirasi ini menjadi bukti sinergi positif antara kaum intelektual muda dan perwakilan rakyat dalam mengawal hak-hak dasar masyarakat pesisir di Sulawesi Utara.
Mahasiswa KKN UGM Apresiasi Respons Cepat CEP Atasi Krisis Listrik di Pulau Bunaken










