Example floating
Example floating
BITUNGPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Ruslan Abdul Gani Serap Aspirasi Warga Manembo-Nembo Atas, Soroti Masalah BPJS Hingga Usulan Pemekaran Kelurahan

×

Ruslan Abdul Gani Serap Aspirasi Warga Manembo-Nembo Atas, Soroti Masalah BPJS Hingga Usulan Pemekaran Kelurahan

Sebarkan artikel ini

BITUNG – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa Utara–Bitung, Ruslan Abdul Gani, S.Sos., MM, menggelar Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026. Kegiatan ini bertempat di Kelurahan Manembo-Nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, pada Minggu (2/8/2026) pukul 11.00 WITA.

Acara berlangsung dialogis dan penuh kebersamaan. Hadir dalam reses ini masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kelurahan Manembo-Nembo Atas yang dipimpin langsung oleh Ibu Lurah. Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Sosial Kota Bitung sebagai representasi dari Pemerintah Kota Bitung.

Dalam sambutannya, Ruslan Abdul Gani menegaskan fungsi penting reses sebagai jembatan langsung antara rakyat dan wakilnya di parlemen.

“Reses adalah sarana bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan di lapangan. Hal ini menjadi dasar kami untuk memperjuangkan kebijakan serta program pembangunan yang berpihak pada rakyat,” ujar Ruslan.

Soroti Masalah BPJS dan Infrastruktur

Dalam sesi dialog, pelayanan kesehatan menjadi isu krusial yang paling banyak dikeluhkan warga. Masyarakat memohon adanya bantuan kepesertaan BPJS Kesehatan, khususnya bagi warga kurang mampu. Warga mengeluhkan adanya pasien yang terkendala mendapatkan pelayanan optimal di rumah sakit akibat menunggak iuran, padahal kondisi pasien membutuhkan penanganan medis segera.

Selain kesehatan, warga juga menyoroti masalah infrastruktur permukiman. Mereka mengusulkan adanya perbaikan dan pembangunan jalan di kawasan perumahan, penyediaan akses air bersih yang layak, perbaikan sistem drainase untuk mengatasi genangan air saat hujan.

Usulan Pemekaran Wilayah Akibat Lonjakan Penduduk

Hal menarik datang dari Pemerintah Kelurahan Manembo-Nembo Atas yang secara resmi mengusulkan pemekaran wilayah. Ibu Lurah menyampaikan bahwa jumlah penduduk di kelurahan tersebut saat ini telah menembus lebih dari 14.000 jiwa.

Lonjakan populasi ini membuat beban pelayanan administrasi pemerintahan semakin berat. Perangkat kelurahan mengaku kewalahan, terutama jika dalam satu hari terjadi lebih dari satu peristiwa kedukaan yang memerlukan pelayanan administrasi secara bersamaan. Pemekaran dinilai menjadi solusi mutlak agar pelayanan publik bisa tetap berjalan maksimal.

Komitmen Kawal Aspirasi ke Provinsi dan Kota

Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Ruslan Abdul Gani berkomitmen penuh untuk mengawal dan memilah setiap usulan sesuai dengan porsi kewenangan pemerintah.

“Semua aspirasi hari ini kami inventarisasi. Untuk urusan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, akan kami bawa dan perjuangkan di tingkat provinsi. Sedangkan urusan yang masuk wewenang Pemkot Bitung, segera saya komunikasikan kepada Bapak Wali Kota agar mendapat perhatian khusus,” tegas politisi perwakilan Minut-Bitung ini.

Di akhir kegiatan, Ruslan juga mengajak seluruh elemen masyarakat Manembo-Nembo Atas untuk terus menjaga kerukunan, persatuan, dan keamanan lingkungan. Menurutnya, kondusivitas wilayah merupakan modal utama agar program pembangunan pemerintah bisa berjalan lancar.

Kegiatan reses ini ditutup dengan tertib dan lancar, memicu optimisme baru bagi warga terakomodasinya pembangunan yang tepat sasaran demi kesejahteraan Kota Bitung.