Example floating
Example floating
NUSA UTARAPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Hari Lahir Pancasila, Normans Luntungan Ajak Warga Nusa Utara Perkuat Gotong Royong dan Kawal Perekonomian Daerah

×

Hari Lahir Pancasila, Normans Luntungan Ajak Warga Nusa Utara Perkuat Gotong Royong dan Kawal Perekonomian Daerah

Sebarkan artikel ini

SULUT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Normans Luntungan, menyampaikan pesan refleksi mendalam dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.

Legislator dari Partai Perindo ini mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Nusa Utara (Sangihe, Talaud, dan Sitaro), untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama dalam mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Normans menegaskan bahwa tema Hari Lahir Pancasila, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”, harus dibumikan lewat aksi nyata, bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi daerah kepulauan perbatasan seperti Nusa Utara, nilai keadilan sosial dan gotong royong adalah modal utama pertahanan sosial masyarakat.

“Pancasila bukan sekadar teks sejarah yang dibacakan saat upacara. Bagi kita di daerah kepulauan, implementasi nyata dari sila kelima, ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’, adalah bagaimana kita bersama-sama memastikan pembangunan, akses ekonomi, dan kesejahteraan bisa dirasakan setara oleh masyarakat di pulau-pulau terluar,” ujar Normans saat diwawancarai, Senin (01/06/2026).

Sebagai personil Komisi II DPRD Sulut yang membidangi sektor perekonomian dan keuangan, Normans juga menyoroti pentingnya ketahanan ekonomi berbasis kerakyatan. Menurut alumnus University of Technology Sydney (UTS) tersebut, semangat gotong royong (Ekasila) harus diwujudkan melalui penguatan sektor perikanan, kelautan, dan UMKM yang menjadi urat nadi warga kepulauan.

Ia juga mengimbau generasi muda di perbatasan agar tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu negatif dan tetap memegang teguh komitmen toleransi antarumat beragama yang selama ini menjadi ciri khas Sulawesi Utara.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat kebersamaan. Dengan semangat Pancasila, kita kawal program-program pro-rakyat demi mewujudkan masyarakat Nusa Utara yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan,” kunci legislator muda tersebut.