Example floating
Example floating
SOSIALBUDAYASULAWESI UTARA

Lagu “Sahabat” Jadi Wujud Kolaborasi Musisi Manado dalam Cangkir Music Community

×

Lagu “Sahabat” Jadi Wujud Kolaborasi Musisi Manado dalam Cangkir Music Community

Sebarkan artikel ini

Manado, detikawanua.com – Sebuah lagu bertema persahabatan berjudul *Sahabat* lahir dari kolaborasi para musisi Kota Manado yang tergabung dalam Cangkir Music Community (CMC). Lagu tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus semangat persaudaraan antar musisi lintas genre di Sulawesi Utara.

Pencipta lagu *Sahabat*, Iswanto Antaeng atau yang akrab disapa Wanto, mengungkapkan bahwa inspirasi lagu tersebut berasal dari kisah pertemanan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, proses penciptaan lagu berlangsung cukup cepat. Setiap ide yang muncul langsung dicatat, kemudian dibuatkan nada dan direkam agar tidak hilang begitu saja.

“Beberapa bagian lirik memang diangkat dari pengalaman pribadi saya sendiri,” ujar Wanto dalam wawancara bersama tim produksi.

Parmafi Sukses Gelar Festival Lomba Musik Sahur Boulevard Manado Ramadan 1445 Hijriah

Salah satu penggalan lirik yang paling bermakna baginya adalah kalimat, *“Sahabat, disaatku susah kau selalu ada.”* Lirik tersebut dianggap mampu menggambarkan arti penting kehadiran seorang sahabat dalam situasi tersulit sekalipun.

Dalam penggarapan musiknya, lagu *Sahabat* memadukan unsur genre Rock dan Pop sehingga menghasilkan warna musik yang emosional namun tetap mudah dinikmati berbagai kalangan.

Melalui lagu tersebut, Wanto juga mengajak generasi muda untuk membangun pertemanan dalam hal-hal positif yang dapat membawa manfaat bagi banyak orang.

Sementara itu, Ezra selaku vokalis mengaku antusias karena proyek tersebut menjadi pengalaman pertamanya dalam proses produksi musik bersama komunitas.

Indonesia Usulkan Musik Kolintang Sulut Bakal Masuk ICH Unesco

“Walaupun proses latihan, recording, hingga pengambilan video klip cukup menguras tenaga dan waktu, saya bangga bisa menjadi bagian dari karya ini,” ungkap Ezra.

Hal senada disampaikan Kilat D’Barool yang mengisi backing vocal dengan karakter growl khasnya. Ia mengaku bangga melihat kekompakan para musisi dari latar belakang genre berbeda yang mampu bersatu menghasilkan sebuah karya bersama.

Cangkir Music Community (CMC) sendiri terdiri dari sejumlah musisi Manado, di antaranya Ferdi Oei dan Iky Leput pada drum, Wanto Jekson, Yandi Gunz, Kevin Tamon, serta Hence pada gitar, dan SGTM Gigs pada bass.

Ferdi Oei menilai aransemen dan instrumen dalam lagu *Sahabat* memiliki karakter yang kuat dan menarik. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh personel selama proses latihan hingga rekaman.

Alunan Musik dari Molen Pertanda Pekerjaan di Mulai

Sementara itu, Iky Leput menyebut pengalaman berkolaborasi bersama CMC menjadi salah satu momen bermusik yang berkesan baginya.

Di akhir sesi wawancara, Ko’ Steven selaku pemilik WPS Production sekaligus produser CMC Band menyampaikan optimismenya terhadap masa depan grup tersebut.

Menurutnya, seluruh personel memiliki kecintaan besar terhadap musik sehingga mampu melahirkan karya yang solid meski berasal dari latar belakang berbeda.

“Semoga lagu ini bisa diterima di blantika musik, terlebih khusus warga Kota Manado. Silakan menyaksikan karya kami di YouTube dan jangan lupa untuk like, comment, dan subscribe channel kami,” ujar Ko’ Steven.

Berhasil Keluarkan Single “Menyesal”, Thia Nae Tembus Blantika Musik Indonesia

Video lagu *Sahabat* dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi WPS Production. Sm