MANADO – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Sulawesi Utara (Sulut) mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh elemen pekerja di wilayah tersebut. Ketua KSPI Sulut, Ferdinand Lumenta, mengajak seluruh buruh untuk tetap mengedepankan semangat persaudaraan dan menjaga stabilitas keamanan.
Ferdinand menekankan bahwa sebagai organisasi yang berperan aktif dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja, KSPI Sulut memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Sulawesi Utara.
“Dengan momentum Hari Buruh Internasional ini, kita harus semangat dalam bahu-membahu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulut,” ujar Ferdinand Lumenta, Minggu (19/04/2026).
Ia juga mengajak para pengurus, anggota, serta federasi serikat buruh lainnya untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Sinergi antara kelompok buruh dan Polda Sulut dinilai krusial untuk memastikan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga.
Lebih lanjut, Ferdinand mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjunjung tinggi semboyan khas Sulawesi Utara.
“Ayo kita jaga slogan Torang Samua Basudara. Kita pastikan Bumi Nyiur Melambai tetap aman dan nyaman bagi siapa saja,” tambahnya.
KSPI Sulut berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan Polri dalam mengawal isu-isu ketenagakerjaan tanpa mengabaikan aspek kondusifitas daerah. Dengan partisipasi aktif ribuan anggotanya, KSPI Sulut berharap peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi simbol persatuan demi kesejahteraan bersama.
Jelang May Day 2026, KSPI Sulut Ajak Buruh Jaga Kondusifitas di Bumi Nyiur Melambai







