SULUT – Komisi II DPRD Sulut melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) untuk meninjau langsung pelaku UMKM dan kelompok ternak yang menerima bantuan dari dinas terkait.
Ketua Komisi II DPRD Sulut, Inggried Sondakh saat didampingi Sekertaris Komisi Pricylia Rondo mengatakan, kunker bersama beberapa personil Komisi tersebut berfokus pada dua substansi.
“Pertama kami melihat UMKM yang sudah maju salah satunya UMKM Kolombeng Selai Umega di Poyowa Besar. Disana kami memperoleh informasi bahwa mereka menerima bantuan dari pemerintah berupa alat mixer,” ungkap Inggried, Senin (20/04/2026).
Lanjut Legislator Dapil Minahasa-Tomohon ini, pelaku UMKM tersebut meminta perhatian lanjutan dari pemerintah karena produknya sudah masuk di beberapa minimarket, sehingga sudah menyumbang PAD.
“Tidak ada salahnya kita mensuport UMKM yang sudah berhasil supaya mereka tetap kompetitif, survive, sehingga PAD yang sudah dikontribusikan ke pemerintah bisa meningkat kedepan,” jelasnya.
Adapun substansi kedua, kata Inggried, komisi II mengunjungi kelompok ternak hewan babi.
“Ternyata di Kotamobagu ada kelompok peternak yang mendapat bantuan hewan babi. Itu bagus, tapi yang jadi masalah sebagaimana kami temukan di lapangan, disebabkan adanya virus, sehingga bantuan ternak mati,” ungkapnya.
Ia menambahkan, menurut penuturan kelompok peternak, tidak ada tindak lanjut dari pemerintah akan kasus ini, sehingga Komisi II nantinya akan mendorong dan menyampaikan masalah ini di RDP bersama dinas terkait untuk ditindaklajuti.
“Dalam fungsi pengawasan kami mendapat fakta memang bantuan sudah tersalurkan, tapi ada masalah-masalah yang lain yang harus dicarikan solusi bersama,” tandasnya.
Kunker ke Kotamobagu, Komisi II DPRD Sulut Tinjau Pelaku UMKM dan Peternak Penerima Bantuan Pemerintah










