SULUT – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Feramitha Tiffani Mokodompit, memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran buku rekam jejak kepemimpinan Olly Dondokambey. Buku bertajuk “Menjaga Nyiur Tetap Melambai, Legacy Sang Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, 2016-2025” tersebut resmi diluncurkan di Gedung Bentara Budaya, Jakarta, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut Feramitha, buku setebal 168 halaman tersebut bukan sekadar dokumentasi biografi, melainkan sebuah panduan penting yang merekam visi besar, kebijakan strategis, serta kerja nyata. Ia menilai dedikasi Olly Dondokambey selama sembilan tahun memimpin Bumi Nyiur Melambai telah membawa transformasi signifikan bagi kemajuan daerah.
“Buku ini menjadi catatan sejarah yang sangat berharga bagi generasi muda dan para pelaku politik di Sulawesi Utara. Di dalamnya, kita bisa melihat bagaimana falsafah hidup masyarakat Minahasa, ‘Sitou Timou Tumou Tou’ (manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain), benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan publik,” ujar politisi muda PDI Perjuangan tersebut, Jumat (28/08/2026).
Legislator perwakilan Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini juga menambahkan bahwa warisan kepemimpinan (legacy) yang ditinggalkan Olly Dondokambey mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari konektivitas infrastruktur, penguatan pariwisata, hingga keberhasilan menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara.
Judul buku ‘Menjaga Nyiur Tetap Melambai’ dinilai sangat relevan dengan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kesejahteraan, keamanan, dan ketenteraman masyarakat Sulut. Feramitha berharap nilai-nilai kepemimpinan yang aktif dan produktif tersebut dapat terus dirawat dan dilanjutkan demi masa depan daerah yang lebih gemilang.
Acara peluncuran dan bedah buku tersebut turut dihadiri oleh deretan tokoh nasional, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani, serta sejumlah pejabat lintas sektoraya.










