Example floating
Example floating
Kotamobagu

Pemkot Kotamobagu Dan PKK, gelar Rakor Cegah kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

×

Pemkot Kotamobagu Dan PKK, gelar Rakor Cegah kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Sebarkan artikel ini

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar Rapat Koordinasi dan Kerjasama lintas Organisasi perempuan, Dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kotamobagu, kegiatan berlangsung di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, pada Kamis 20/072026.

Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Ny Rindah Gaib Mokoginta, dalam sambutanya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para ketua dan pengurus organisasi perempuan yang memadati Aula Rudis Wali Kota pada Kamis pagi tersebut.

Menurutnya, kehadiran seluruh elemen ini bukan sekadar pemenuhan undangan formal, melainkan wujud nyata komitmen moral dan sosial bersama. Ketua TP PKK menekankan bahwa isu kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak boleh lagi dipandang sebelah mata sebagai persoalan individu atau internal keluarga saja.

“Ini adalah persoalan sosial yang memerlukan perhatian dan penanganan bersama secara serius. Dampak dari kekerasan tidak hanya meninggalkan luka fisik yang terlihat, melainkan juga trauma psikologis mendalam yang berkepanjangan dan dapat mengancam masa depan korban,” tegasnya.

Rindah juga memaparkan dampak buruk kekerasan berpotensi besar mengganggu tumbuh kembang anak, menurunkan kualitas hidup, hingga memicu rantai permasalahan sosial baru di tengah masyarakat.

Mengingat pentingnya langkah pencegahan, TP PKK mendorong agar upaya ini dilakukan secara terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi ini diharapkan melibatkan unsur pemerintah, organisasi perempuan, lembaga masyarakat, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga secara luas.

“Kita mungkin berangkat dari latar belakang organisasi, program, dan pendekatan yang berbeda-beda. Namun, sejatinya kita memiliki satu tujuan yang sama, yaitu menghadirkan perlindungan, rasa aman, serta masa depan yang lebih baik bagi perempuan dan anak di Kotamobagu,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Ketua TP PKK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan gerakan perlindungan perempuan dan anak ini sebagai gerakan bersama.

“Ketika perempuan terlindungi dengan baik dan anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman, maka sejatinya kita sedang mempersiapkan dan membangun generasi masa depan daerah yang berkualitas serta berdaya saing tinggi,” pungkasnya. (*)