KOTAMOBAGU – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Muliadi Paputungan, menyampaikan rasa duka cita dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas insiden tragis yang terjadi pada ajang kejuaraan balap Drag Race Kotamobagu Championship 2026 di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026).
Insiden nahas yang disebabkan oleh salah satu mobil peserta oleng dan keluar lintasan tersebut dilaporkan telah menelan korban jiwa hingga tujuh orang meninggal dunia serta belasan penonton lainnya mengalami luka-luka.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi, keluarga, saya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi yang terjadi di sirkuit drag race Kelurahan Upai,” ujar Muliadi Paputungan saat dihubungi media ini, Minggu malam.
Muliadi yang juga merupakan legislator asal Dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kotamobagu, untuk bersama-sama mendoakan para korban yang meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Mari kita doakan agar seluruh korban yang berpulang husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan yang luar biasa dalam menghadapi cobaan yang sangat berat ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mendoakan agar para korban luka yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit segera diberikan kesembuhan. Ia berharap pihak panitia penyelenggara dapat bertanggung jawab penuh serta mengawal proses penanganan medis bagi seluruh korban secara maksimal.
Tragedi ini menjadi awan hitam bagi dunia otomotif di Sulawesi Utara. Muliadi berharap kejadian ini dapat menjadi bahan evaluasi total yang krusial bagi seluruh penyelenggara kegiatan serupa ke depan demi memastikan standar keselamatan penonton dan pembalap selalu menjadi prioritas utama.
Tragedi Drag Race Kotamobagu, Muliadi Paputungan Sampaikan Duka Mendalam bagi Korban dan Keluarga










