Hamim : Inovasi 30 Mahasiswa Program Kampus Merdeka Harus Dikembangkan

  • Whatsapp

Bone Bolango, detiKawanua.com – Bupati Kabupaten Bone Bolango, Hamim Pou, meminta berbagai inovasi yang dilahirkan dan dicetuskan oleh 30 mahasiswa program Kampus Merdeka, Kementerian Pendidikan Budaya dan Riset Teknologi (Kemendikbud-Ristek) studi independen bersertifikat AMATI Indonesia harus dikembangkan.

Dikatakan Bupati, saat menghadiri pemaparan hasil Program Mahasiswa Kampus Merdeka di Aula LPMP Gorontalo, bahwa apa yang menjadi inovasi para mahasiswa program kampus Merdeka, harus dikembangkan serta dilanjutkan oleh pimpinan OPD, juga termasuk Camat dan Kepala desa “Saya berharap, kepada pimpinan OPD, termasuk Camat dan Kades hendaknya apa yang menjadi inovasi bersama para mahasiswa program Kampus Merdeka yang ada di desa-desa yang mereka tinggalkan, itu harus bisa dilanjutkan dan dikembangkan oleh desa masing-masing” tandas, Bupati Hamim pada Kamis (13/1/2022)

Bacaan Lainnya

Setelah Tiga bulan para mahasiswa, dan mahasiswi ini berada di Bone Bolango, maka tentunya banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa diambil dan dipraktekkan dimana mereka ditempatkan.

“Saya harap, setelah mereka mengamati Bone Bolango ini, ada sesuatu yang ditinggalkan dan bisa dipraktekkan, serta bisa diterapkan di desa-desa dimana mereka tinggal,” ujar Bupati yang didampingi Sekda Ishak Ntoma, Kepala Bappeda-Litbang Basir Noho, Kepala LPMP Provinsi Gorontalo Amin Nusi, para Asisten dan sejumlah pimpinan OPD.

Karenanya, lanjut Bupati tuturkan, selalu rumusannya kalau ada sebuah inovasi, temuan maupun praktek-praktek yang baik, yang paling penting apakah temuan ini bisa dengan mudah bisa digunakan, bisa berkelanjutan. Dan dari sisi pembiayaan efisien dan efektif.

“Tentunya, ini belum selesai, masih bisa dikembangkan. Jangan, sepulangnya adik-adik mahasiswa ini, inovasi dan temuan mereka terhenti. Saya minta ini berkelanjutan dan dikembangkan oleh desa-desa yang mereka tempati atau lokasi magang mereka” tegas Bupati.

Untuk diketahui, 30 mahasiswa program Kampus Merdeka Kemendikbud-Ristek studi independen bersertifikat AMATI Indonesia melakukan, magang selama tiga bulan di Kabupaten Bone Bolango mulai tanggal 15 Oktober 2021 hingga 15 Januari 2022. Dimana lokasi magang mereka, dipusatkan di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Pinogu, Suwawa Timur, dan Kabila Bone.

(Tim IKP/Humas/Kominfo/Mfd)

Pos terkait