PemDes dan Masyarakat Bersatu Genjot Kegiatan PKTD Keroit Tahun 2021

  • Whatsapp

MINSEL, detiKawanua.com – Pemberdayaan dan Kegiatan Fisik yang bersumber dari Anggaran Dana Desa terus digenjot Pemerintah dan Stekholders di Desa Koroit Kecamatan Motoling Barat , salah satu Program yang sangat menyentu Masyarakat Desa adalah Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan desa Koroit ini mencapai 9 Titik Pengerjaan jalan Rabat Beton dan Drainase dilakukan bersama TPK di Desa ini.

Ditemui media ini , Penjabat Hukum tua Desa Koroit Rifke Stefani Tambingon,SE. menuturkan Kegiatan PKTD Koroit tahun 2021 ini memang sudah sejak lama dilakukan, jika dihitung memang sudah 9 Titik Kegiatan dan yang sementara dikerjakan saat ini bersama Masyarakat bagian dari HOK yaitu Lorong Gereja Katolik dengan panjang 150 m dan yang lain sudah selesai.

Bacaan Lainnya

“Tentu kami pemerintah bersama , BPD dan TPK dan masyarakat giat membangun desa Koroit karena ini kampung kami maka harus dimaksimalkan Dana Desa yang ada untuk Anak Cucu kita nanti , kami ingin Desa ini secara maksimal disentu dengan dana desa sekaligus pemberdayaan Masyarakat,” ucap Kumtua.

Lanjut Tambingon Dana Sisa nanti tentu akan dipakai untuk membuat akses jalan Pekuburan dan Perkebunan / Sentra Produksi agar kedepan semua dana bisa terpakai dengan maksimal.

“Memang ada Dana Sisa dari HOK , ini akan digunakan pada Kegiatan pengerjaan akses jalan Pekuburan dan Sentra Produksi dan tentu ini akan kembali dibicakan ditingkat desa , agar Dana Sisa dari HOK terpakai pada hal yang berguna,” ucap Rifke.

Dari informasi yang diterima media ini Kumtua yang konsisten merealisasikan Dana Duka secara Tunai sesuai dengan Program dan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Minsel ( FDW – PYR ), juga turut terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut ODSK yang sudah memberikan Bantuan Sumur Bor yang tentu akan dimanfaatkan oleh Masyarakat Desa Koroit.

Adapun kunjungan dari awak media di Desa ini juga disambut baik oleh Masyarakat yang mengalami kelumpuhan sudah lama kurang lebih 10 Tahun yaitu Bapak Nogi Sengkey Waani yang hidupnya tidak perna Pesimis pada keadaan meskipun lumpuh bisa menghidupi keluarga dengan pekerjaan sehari-hari membuat Perabot, Lemari, Meja, Bangku, selain pekerjaan Tukang Jahit sepatu namun demikian dirinya sangat mengharapkan uluran tangan dari pemerintah dan siapa saja kalau pun ada Anggota Dewan itu sangat luar biasa. (Vandytrisno)

Pos terkait