Yusra Alhabsyi Menduga Ada Mafia Dibalik Kelangkaan Benih Jagung

  • Whatsapp

Sulut, detiKawanua.com – Anggota DPRD Sulut, Yusra Alhabsyi menyampaikan, Reses masa sidang ke II tahun 2021 kali ini hampir semua desa yang ia kunjungi di Bolmongraya, para petani banyak yang belum menerima bantuan benih jagung.

“Jika ada desa yang sudah menerima, jumlahnya tidak lebih separuh kelompok tani,” ungkapnya, Selasa (31/08).

Karena aspirasi dirasa mendesak, legislator dapil Bolmongraya ini langsung menghubungi Kadis Pertanian Provinsi Sulut sebab berkaitan dengan nasib puluhan ribu petani.

“Penjelasan dari kadis pertanian bahwa pembiayaan pengadaan benih jagung masih dibebankan pada APBN atau Kementerian Pertanian, dan akibat refokusing anggaran untuk penangan Covid maka terjadi pengurangan 50% untuk pengadaan bantuan benih jagung,” ungkapnya lagi.

Menurutnya, Jika dilihat dari dua pihak yg memberikan keterangan, masyarakat dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulut, maka kesimpulan sementara patut diduga ada pihak yg mengambil manfaat dari kelangkaan benih jagung tahun ini.

“Ayo kita lawan mafia pertanian,” pungkas Ketua DPW PKB Sulut ini.

(Enda)

Pos terkait