Tindak Lanjut 6 Poin Ini, Kadis DP3AD Sulut, dr Devi Turun Langsung Ke Kotamobagu

  • Whatsapp

(foto:Ist)

Sulut, detiKawanua.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Provinsi Sulut, dr. Kartika Devi Tanos, MARS, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kota Kotamobagu. Kunjungan kerja Kepala DP3AD Sulut tersebut pun diterima langsung Walikota Kota Kotamobagu, Tatong Bara yang bertempat di Rumah Dinas Walikota, Senin (13/9/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam Kunjungannya, Kepala Dinas DP3AD Sulut, dr Kartika Devi Kandouw – Tanos, menyampaikan bahwa menindaklanjuti amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan bahwa urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi urusan wajib non pelayanan dasar dengan 6 urusan, yaitu Kualitas Hidup Perempuan, Perlindungan Perempuan, Kualitas Keluarga, Sistim Data Gender dan Anak, Pemenuhan Hak Anak (PHA), Perlindungan Khusus Anak.

Pada kesempatan itu, Walikota Kota Kotamobagu Tatong Bara berterimakasih serta memberikan apresiasi atas perhatian serta kunjungan dari Kepala DP3AD Provinsi Sulawesi Utara, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos.

“Sangat perlu untuk sinkronisasi dan koordinasi program dan kegiatan pelaksanaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” Kata Tatong Bara.

Beliau juga mengingatkan kepada Dinas PP-PA Kota Kotamobagu agar saling berkoordinasi dengan dinas yang lain agar program-program bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Sementara itu, dr Devi Kandouw- Tanos mengapresiasi pemerintah Kota Kotamobagu yang siap bersinergi dengan pemerintah Provinsi Sulut.

“Yang pasti kunjungan kerja saya ke Pemkot Kotamobagu untuk memperkuat sinergitas di sektor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Karena sinergitas itu sangat penting dalam menopang setiap program dari tingkat pusat, provinsi hingga ke kab/kota,” imbuh istri tercinta dari Wakil Gubernur Sulut itu.

Lanjut dr Devi sapaan akrabnya didepan Walikota Tatong Bara menyebutkan bahwa jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah Kota Kotamobagu dari data SIMFONI bahwa ada sebanyak 72 kasus kekerasan yang terjadi di daerah ini.

“Untuk saya mengingatkan kembali untuk memaksimalkan penanganan dan menyelesaikan semua kasus yang ditangani serta siap berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Usai melakukan audiensi dengan Walikota Tatong Bara, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos langsung melakukan kunjungan di Kantor UPTD-PPA Dinas PP-PA Kota Kotamobagu dan memberikan arahan sesuai tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) sebagai Kepala DP3AD Sulut.

Dalam arahan tersebut dr Devi juga berterimakasih kepada Pemkot Kotamobagu melalui Dinas PP-PA yang telah membentuk UPTD-PPA.

“Saya apreasiasi dengan kepada Pemkot Kotamobagu yang sudah mempunyai etikad, niat yang baik sampai terbentuk UPTD-PPA. Tentunya pihak kami akan siap membantu untuk naik tingkat dari B ke tipe A,” ujar mantan Karo Kesra Setdaprov Sulut itu.

Sementara itu, Kepala PP dan PA Kota Kotamobagu,Virgina D. Olii, SE, didampingi Kepala UPTD PPA ,Susilawaty Gilalom, SE, sangat berterimakasih atas kunjungan kerja ibu dr Kartika Devi Kandouw-Tanos ke kantor UPTD PPA dalam upaya membangun sinergitas dengan pemerintah Kota Kotamobagu.

“Yang pasti kami siap berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pemerintah provinsi dalam upaya penanganan kekerasan terhadap anak dan perempuan di daerah wilayah Kotamobagu,” tandasnya.

Usai melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Kotamobagu dan mengunjungi kantor UPTD-PPA, dr Devi bergegas menuju ke panti asuhan AR-Rahman dalam rangka menyalurkan bantuan bahan pangan, coklat dan  membagikan masker kepada seluruh penghuni panti asuhan tersebut.

(*/mild70)

Pos terkait