Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara di Tutup

  • Whatsapp

Minahasa Tenggara, detikawanua – Pencarian Tim SAR Gabungan terhadap korban banjir bandang di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Jumat, 24 September 2021, akhirnya ditutup.

Bacaan Lainnya

Masuk hari ke- lima, Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal melakukan pencarian terhadap korban banjir bandang di Minahasa Tenggara, yang melibatkan seluruh unsur instansi pemerintah, masyarakat setempat dan potensi SAR.

Bahkan area pencarian terus diperluas, namun keberadaan korban, atas nama Welly Ngangi (60), yang hanyut saat banjir bandang pada Senin, 20 September 2021, belum juga ditemukan.

Kondisi tersebut membuat kesedihan bagi keluarga korban, dikarenakan korban belum di temukan, mengingat sulitnya pencarian korban oleh Tim SAR Gabungan.

Selain itu, meski sudah menerjunkan alat berat untuk mempermudah penemuan korban, akan tetapi tim belum bisa menemukan keberadaan korban.

Semua tim yang terlibat pun bersepakat di hari ke- 5, bersama keluarga korban dan Pemerintah setempat, untuk menutup pencarian, keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban.

Kepala Kantor Basarnas Manado Suhri N Sinaga, “Mengapresiasi kepada seluruh tim sar gabungan yang terlibat di dalam pencarian korban banjir bandang yang kami tidak bisa sebutkan satu – persatu, dan sudah membantu Basarnas,”.

“Pada kesempatan ini kami sampaikan, meski operasi sar sudah kami tutup, namun apabila ditemukan tanda keberadaan korban, pencarian akan kami lanjutkan kembali,”.

“Kami juga saat ini masih melaksanakan pencarian korban anak balita yang terseret arus air selokan di daerah Pall Dua Manado, selain itu pencarian terhadap seorang warga yang hilang karena melompat dari KM Saint Mery, yang saat ini juga belum ditemukan tanda keberadaan korban,”

“Mari sama – sama berdoa terhadap para korban yang saat ini masih dalam pencarian, agar bisa secepatnya di temukan.irz

Pos terkait