Kerukunan IKPI Gelar Silaturahmi Bagi-Bagi Takjil

  • Whatsapp

Boltim, detiKawanua.com – Di moment bulan suci ramadhan ini, Ikatan Keluarga Potabuga Indonesia (IKPI) menggelar bagi-bagi takjil untuk warga yang melintas dijalan raya. Kegiatan itu, digelar tepat tiga titik yakni di Tutuyan, Kotabunan dan berakhir pondok pasantren Miftahul Khoir Tebuireng VII desa Buyat kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Terkait adaya kegiatan tersebut, Ketua IKPI Kusdianto Potabuga juga selaku pendiri IKPI menuturkan, aksi tersebut kegiatan ini pertama digelar sejak berdirinya ikatan keluarga besar Potabuga.

Bacaan Lainnya

“Kami rencanakan kegiatan seperti ini, dilakukan ditahun-tahun kedepannya baik jelang Idul Fitri dan hari natal. Takjil yang dibagikan sekira 2000 dus lebih,” jelas Kusdianto.

Menurutnya, bagi-bagi takjil seperti in adalah alah-satu ajang silaturahmi dengan masyarakat. “IKPI kerukunan keluarga Potabuga yang sah atau legal. Kami beranggotakan sekitar 4000 orang dan sudah memiliki payung hukum. Dalam waktu dekat ini, kami akan digelar pengukuhan struktur kerukunan IKPI. Kerukunan ini terbentuk 8 September 2018 lalu. Dan kami sudah pernah lakukan juga pertemuan tepat di Mongkonai Kotamobagu dihadiri 1500 orang keluarga besar Potabuga pada 2019,” terang Kusdianto, akhir pekan kemarin.

Sementara salah-satu ustadz pengasuh pondok pesantren Miftahul Khoir Tebuireng VII Desa Buyat juga menuturkan, merasa bersyukur atas kedatangan IKPI untuk berbuka puasa bersama para santri.

“Alhamdulillah, adanya IKPI yang datang berbuka puasa bersama kami dan para santri. keluarga besar kami pondok, menanggapi dengan positif serta berharap hal psotif seperti ini terus dilakukan. Karena ini, silaturahim guna menghimpun rasa kekeluargaan. Dan saat ini keluarga besar Potabuga sudah masuk ke tingkat nasional. Dan Alhamdulillah sudah ada akta notarisnya dan semoga keluarga-keluarga besar yang lainnya di BMR bisa menjadikan IKPI sebagai referensi.
Untuk menyatukan keluarga dari kecil sampai besar, harus diikat dengan kerukunan positif seperti IKPI,” ucap ustadz.

(Fidh)

Pos terkait