Gelar Sosialisasi Germas, Felly Runtuwene Kasih Tips Terhindar Covid-19

  • Whatsapp

Sulut, detiKawanua.com – Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene menggelar sosialisasi  Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bertempat di Pakowa, karombasan, jumat (30/05).

Dalam membawakan materinya, Runtuwene menghimbau pada masyarakat untuk selalu menjaga diri agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Konsumsi makanan bergizi, buah-buahan, dan berolahraga bagian dari cara membuat tubuh sehat. Buah yang dimakan ngak usah yang mahal, tapi buah yang ada di sekitar kita sepeti Nenas, Pepaya, Jeruk yang kaya akan vitamin C,” kata Runtuwene.

“Penting juga minum air putih setiap hari, minimal 2 liter sehingga aktivitas ini dapat membuang toksin yang ada di dalam tubuh,” tambahnya.

Legislator Nasdem dari Dapil Sulut ini juga mengingatkan pada masyarakat untuk mengurangi konsumsi gula terlalu banyak, karena ini akan berakibat buruk bagi kesehatan.

“Saya harapkan kepada kita semua untuk mengurangi konsumsi gula terlalu banyak sebab apa, induk dari segala penyakit pada umumnya berawal dari penyakit diabetes. Bayangkan jika kita per hari mengkonsumsi gula sekitar 4 – 5 sendok sehari bahkan lebih otomatis peluang mengundang penyakit diabetes akan sangat cepat dan alhasil semua penyakit lain mudah hidup dengan sendirinya,” jelasnya.

Felly Runtuwene mengemukakan, sosialisasi ini sudah sering dilakukan. Namun, dirinya tidak akan bosan untuk terus mengingatkan bagaimana caranya agar hidup sehat.

Dia pun mengingatkan kembali pentingnya menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tetap menjaga imunitas tubuh tetap ada sehingga boleh terhindar dari Covid-19 walau sudah di vaksin.

“Saya sudah merasakan terinveksi Covid-19. Saya panas, sakit kepala, pusing, sesak nafas, kuku warna unggu karena kurangnya oksigen di tubuh. Pokoknya tubuh sangat tidak nyaman. Penyakit ini tidak akan melihat orang tua atau muda tapi tergantung fisik seseorang, dan tetap harus waspada,” ungkap politisi cantik ini.

Kegiatan sosilisasi Germas dihadiri Direktur Poltekkes Kemenkes Manado Elisabeth Natalia Barung, perwakilan tokoh agama, tokoh pemuda, dan perwakilan masyarakat.


Enda

Pos terkait