Bersama Gubernur Olly, MenPAN Tjahjo Kumolo Pastikan Percepatan Reformasi Birokrasi Serta Sejumlah Hal Ini

  • Whatsapp

(foto:Ist)

Sulut, detikawanua.comKementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI memastikan dilakukan percepatan pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Sulut.

Bacaan Lainnya

Hal itu terbukti dengan Kunjungan Kerja MenPAN-RB RI Tjahjo Kumolo disertai pemberian arahan terkait sejumlah hal mendasar terkait Reformasi Birokrasi di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Senin (12/04/2021).

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE. Kandouw juga hadir pada kegiatan itu.

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo mendorong Sulut untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan pembangunan nasional. Upaya ini dilakukan melalui implementasi kebijakan Kementerian PAN-RB.

Kebijakan tersebut antara lain Penyederhanaan Birokrasi, Sistem Kerja berbasis Digital, Manajemen ASN, dan Memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Pertumbuhan investasi merupakan penggerak dalam roda perekonomian negara, sehingga Kementerian PAN-RB terus berupaya meningkatkan pelayanan publik utamanya pada pemerintah daerah yang langsung bersentuhan kepada masyarakat.

Tjahjo menjelaskan bahwa penyederhanaan birokrasi meliputi tiga aspek yakni; Tranformasi organisasi, Tranformasi sistematika dan Transformasi jabatan.

Dalam kesempatan tersebut, MenPAN-RB mengatakan, penyederhanaan birokrasi akan dilaksanakan paling lambat pertengahan tahun ini.

“Saya diperintahkan paling lambat pertengahan tahun ini di tengah-tengah pandemi Covid, kami telah mempersiapkan semua terkait perencanaan,” terang Tjahjo.

Penyederhanaan birokrasi tersebut, kata dia, akan mempermudah tugas dan fungsi pemerintahan.

“Yang intinya membangun birokrasi yang lebih dinamis, mewujudkan profesionalisme ASN, fokus pada pekerjaan fungsional, percepatan sistem kerja dan mendorong efektivitas dan efesiensi kinerja,” bebernya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menyambut baik Kunker MenPAN-RB untuk mempercepat reformasi birokrasi di Sulut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Bapak MenPAN-RB meskipun dalam kesibukan, menyempatkan berkunjung ke Sulut,” kata Gubernur Olly.

Gubernur Olly menjelaskan bahwa pertemuan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Di samping itu, Gubernur Olly menjelaskan kepada MenPAN-RB bahwa sektor pendidikan di Sulut mengalami kekurangan guru ASN, oleh karena itu Gubernur Olly mengharapkan dibukanya formasi bagi ASN guru.

“Kami sangat mengharapkan agar supaya THL-THL yang ada di Kabupaten/Kota baik guru SD, SMP, maupun SMA bisa diikut-sertakan dalam program perekrutan guru,” kata Gubernur Olly.

Dengan adanya tenaga pendidik, maka kualitas pendidikan yang ada di Sulut, khususnya di kepulauan dan perbatasan dapat terpenuhi.

“Dalam rangka meningkatkan pendidikan kita di daerah-daerah perbatasan, apalagi di Talaud, Sangihe, Sitaro dan di Bolmong,” ungkapnya.

Gubernur Olly juga menjelaskan bahwa Sulut menjadi tempat yang strategis dalam rangka mensuplai kebutuhan tenaga kesehatan yang ada di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara. Untuk itu, Gubernur Olly mengharapkan juga perekrutan ASN di bidang kesehatan.

“Tapi kita memang masih kekurangan tenaga kesehatan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan,” tandasnya.

“Kami juga meminta formasi dalam rangka peningkatan tenaga kesehatan di Provinsi Sulut,” tambah Gubernur Olly.

Terkait penambahan guru dan Nakes di Sulut, Menpan RB menanggapi positif usul tersebut. “Sudah ditampung,” ucap Menpan RB seusai kegiatan.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Deputi SDM Aparatur Teguh Widjinarto, jajaran Forkopimda Sulut dan seluruh kepala daerah se-Sulut.

(mild70/*)

Pos terkait