Agenda Pilhut Minahasa Ditunda 2021, Pejabat “Pamalawang” Copot

  • Whatsapp

Minahasa, detiKawanua.com – Pelaksanaan Pemilihan Hukumtua (Pilhut) di Kabupaten Minahasa dipastikan dilaksanakan tahun depan, mengingat anggaran yang sudah diplot tahun ini, sudah digeser ke penanggulangan COVID-19.

Namun, tertundanya pilhut bukan berarti ke 91 pejabat Hukumtua boleh bernafas lega dikarenakan digesernya agenda tersebut, bisa saja penjabat bisa diganti sewaktu waktu.

Bacaan Lainnya

“Bukan berarti Penjabat Hukumtua sudah aman, karena Pilhut nanti tahun depan, tetap jika ada kesalahan yang sudah tidak bisa ditolelir akan segera diganti,” ujar Asisten Satu Pemkab Minahasa Denny Mangala, Rabu (15/07).

Disentil terkait apakah 91 Desa yang masih penjabat, apakah sudah bisa diganti oleh pegawai karena sesuai aturan penjabat mesti pegawai negeri, Mangala mengatakan kalau tenaga guru Minahasa kelebihan, namun untuk tenaga struktural Minahasa bukan kurang namun pas memenuhi kuota.

“Jika semua penjabat akan diganti pegawai, pasti setiap kecamatan akan kekurangan pegawai. Contohnya, Kecamatan Sonder sekarang kekurangan pegawai dan untuk desa ada sembilan yang penjabat,” terang Mangala.

Terkait masalah Desa Koha, Desa Kaleosan dan Desa Talikuran Remboken, Mangala mengatakan akan ada tim yang turun langsung melakukan pemeriksaan, khusus Desa Koha akan ada tim audit yang akan turun. “Jika memang ada kejanggalan di Desa Koha, maka akan ada pencopotan Hukumtua,” pungkas Mangala. (Baim)

Pos terkait