4 Orang ABK KM Barcelona Reaktif

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) Kabupaten Kepulauan Sangihe, melaksanakan Rapid Test terhadap sejumlah Anak Buah Kapal (ABK)KM Barcelona yang saat ini berlabuh di Pelabuhan Nusantara Tahuna. Dari hasil tes yang dilakukan sekira dua hari tersebut, 4 orang ABK, masing-masing 3 laki-laki berusia 39, 21, 29, dan seorang perempuan berusia 18 tahun dinyatakan reaktif. Hal ini dibenarkan Juru Bicara (Jubir) GTPPC-19 Sangihe, Joppy Thungari. Kepada sejumlah awak media, Selasa (26/05/20),  keempat ABK dimaksud telah dijemput untuk penanganan lebih lanjut.

“Tim telah melakukan penjemputan untuk diisolasi. 1 Orang di RSUD Liung Kendage, dan tiga lainnya isolasi di Wisma Karantina SKB. Setelah itu, akan dilakukan penanganan lanjutan berupa pengambilan Swab, dan kemudian akan dilaksanakan PCR di Manado,” kata Thungari.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, dirinya mengatakan terkait KM Barcelona dan awak kapal lainnya, akan segera diberangkatkan malam ini (Kemarin,red) tanpa menerima penumpang.

“Mereka akan berlabuh disana (Manado,red), dan melakukan karantina diatas kapal,” tandasnya, sembari menambahkan jika 10 hari dari sekarang, akan kembali dilakukan Rapid Test, untuk keseluruhan Awak Kapal Barcelona, agar bisa lebih memastikan kondisi terbaru mereka.

Sementara itu, Mocodompis Muhaling, Kepala Kantor Urusan Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Klas II Tahuna, ketika disentil terkait status KM Barcelona, yang merupakan satunya- satunya kapal malam yang melayari rute Tahuna – Manado, mengatakan jika saat ini sedang dicarikan solusi pelayaran rute Manado – Tahuna, untuk tetap menjaga kebutuhan lintas wilayah, baik masyarakat, maupun barang.

“Kewenangan itu ada dipihak Pelabuhan Manado, karna sesuai jadwal keberangkatan kapal berikutnya, yakni dari Manado ke Tahuna. Namun kami berharap, secepatnya besok hari sudah ada keputusan terkait kapal apa yang akan menggantikan KM Barcelona,” kunci Muhaling. (Baim)

Pos terkait