Kapitalisme “Gerogoti” Evolusi Informan

  • Whatsapp

Imanuel Kaloh (Jurnalist, Pemerhati Sosial)

Sejak jaman orde baru sifat keingintahuan muncul lewat sarana publik para informan. Idealnya berbagai peran pencetus informasi dahulu diedukasi hingga saat ini.

Bacaan Lainnya

Namun seiring berkembangnya teknologi, kini capaian informasi cenderung menimbulkan evolusi strategi negatif dalam berbagai konteks sosial, baik politik global terstrukur sehinggah mengkapitalisasi hubungan emosional secara personal tanpa memperhatikan persaingan industrial dan mengorbankan integritas informan lainnya. Imbasnya,kepentingan personal menjadi pembanding dengan informan lainnya, proses kapitalisme industrial menjadi incaran sarat manipulasi.

Beberapa tipe hubungan informasi rentan dikapitalis Yakni Interdepedence, dengan saling mempengaruhi para informan, Idealis, yaitu memiliki peran besar dalam menyebarkan nilai-nilai, maupun falsafah hidup. Kemudian Materialism dengan sifat yang ditentukan faktor ekonomi dan struktur sosial yang dominan. Yang memiliki peluang dialah penguasa, informan Autonomy yaitu pada kelompok tertentu informan provokatif sebagai alat strukturisasi sosial yang bisa menekan kratifitas informan lainnya.

Dari sekian hubungan di atas yang paling signifikan adalah sangat jelas bahwa informan aktif era ini benar – benar sangat mempengaruhi dampak informan pasif. Contohnya, penyebaran gaya hidup hedonis yang tertuang. Itu berawal dari informan yang menyajikan banyak tantangan berisi bagaimana seseorang atau sekelompok hidup secara hedon memanfaatkan peluang.

Tekanan Gerak Paham Kapitalis

Mungkin masih kurang yang menyadari kebanyakan yang aktif adalah para informan kategori kritis dan menjalin regulasi politik. Tidak bisa dipungkiri peran dan aviliasi karakter tertentu bisa menekan bagaimana mereka memainkan aransemen kepentingan politik sampai dikapitalis.

Dari teori di atas kita bisa menyimpulkan bahwa objektifitas informan menjadi omong kosong, informasi media industrial kini menggorogoti visi dan misi ironi kapitalisme politik. Penguasaan juga rentan didasari oleh dua kepentingan yang mendasari sebuah kekuasaan yakni idelisme dan ekonomi, mengingat pembagian kelas sosial ataupun pembentukan strata sosial dalam berorganisasi yang paling dominan berdasarkan oleh dua hal tersebut. Implikasinya, para informan membawa pengaruh terhadap integrasi propaganda tanpa melihat nilai nilai norma sampai melanggar etik batas sensitif suatu individual maupun kelompok dengan cara manipulasi yang signifikan berdasarkan kepentingan.

Pada prinsipnya kapitalisme informan adalah implementasi paham individual yang meyakini bahwa bebas melakukan aviliasi untuk memperoleh keuntungan signifikan yang kerap menciptakan konsekwensi non-kooperatif suatu institusi.

Pos terkait