Hadiri Paripurna, GSVL Minta SKPD Lebih Proaktif

  • Whatsapp

Walikota GSVL saat memberikan Penyampaian pada Rapat Parpurna DPRD Manado, Selasa kemarin. (Ist)

Manado, detiKawanua.com – Penyampaian pendapat dari tiap Komisi di Dewan Kota (Dekot) Manado, pada Rapat Paripurna Tingkat II Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2014, membuahkan hasil yang positif serta negatif.

Bacaan Lainnya

Salah satu contoh, dari Penyampaian Komisi A yang dibacakan oleh Mona Kloer,  sangat mengapresiasi atas prestasi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BKP RI Perwakilan Sulut.

Namun, Komisi A sangat menyoroti sisa anggaran yang ada di APBD 2014. Menurut, Komisi A, kinerja setiap SKPD harus digenjot lagi agar Opini WTP bisa dipertahankan.

“Ada sisa anggaran, dan kami berharap agar kinerja dapat lebih baik lagi, supaya Opini WTP dapat di pertahankan,” ungkap Kloer, Selasa (07/07) kemarin.

Sementara itu, Komisi B yang dibacakan oleh Revani Parasan, Lebih menyoroti kinerja PD Pasar. Karena menurut Komisi B, PD pasar harus meningkatkan kinerja agar meraih PAD secara maksimal. Pasalnya, menurut Komisi B, pembiayaan di PD Pasar begitu besar, jadi harus diimbangi dengan PAD yang besar pula.

“PD Pasar diharapkan agar bisa dioptimalkan agar bisa memaksimalkan PAD yang ada. Karena dengan  biaya yang besar, harus diimbangi juga dengan PAD yang besar pula,” katanya.

Tak hanya itu saja, Komisi B juga mengatakan, PT Air harus memasukan berkas administrasi pada Dekot Manado, agar bisa menciptakan administrasi yang transparan. “Kami meminta agar PT Air memasukan administrasi Kepada dewan agar bisa menciptakan transparansi administrasi,” tukas Parasan.

Di sisi lain, saat membawakan sambutan, Walikota Manado GS Vicky Lumentut, mengatakan, masukan yang telah diterima akan menjadi daya gedor pihak eksekutif dalam mendorong kinerja Pemkot Manado. Tak hanya itu, GSVL juga berharap SKPD di Pemkot Manado dapat lebih proaktif dalam kinerja mereka. Hal itu pun dikatakan, agar WTP dapat bisa dipertahankan.

“Masukan ini tetunya akan menjadi acuan oleh Pemkot. Kemudian nantinya akan ditindaklanjuti oleh SKPD terkait. Diharapkan juga agar SKPD yang ada untuk lebih proaktif, sebab lebih sulit mempertahankan daripada meraih sesuatu yang baik dan positif,” tandasnya. (Arman Soleman)

Pos terkait