Belum Menyerah, Walewangko Bakal Tantang KPU Sulut di DKPP

  • Whatsapp
Walewangko-Manueke saat Konferensi Pers usai berkas pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur jalur perseorangan ditolak KPU Sulut karena tidak lengkap.
Manado, detiKawanua.com – Pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur jalur independen, Jemmy Walewangko dan Teddy Manueke, tercatat beberapa waktu lalu, menghadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), guna menindak lanjuti perihal permohonan pencalonan mereka yang dianulir KPU Sulut pada awal Juni 2015 lalu, karena tidak melengkapi persyaratan administratif, sehingga akhirnya Bawaslu menggelar sidang sengketa kedua belah pihak.
Minggu (05/07) siang lalu, Bawaslu dalam Sidang sengketa tersebut, memutuskan memberi kesempatan kepada keduanya untuk memenuhi persyaratan hingga Senin (06/07) sore. Namun sayangnya, hingga hari yang dimaksud, kedua balon ini tak kunjung melengkapi berkas persyaratan pencalonan didalam pertemuan yang disaksikan oleh Ketua Bawaslu Sulut, Johny Suak, di Aula Kantor KPU Sulut.
Hal ini diakui Walewangko, “Kami datang kesini untuk memenuhi hasil putusan sidang kemarin, meskipun hingga saat ini kami berdua belum bisa memenuhi kelengkapan berkas. Sebab kami masih mempertanyakan soal perbedaan interpretasi antara keputusan Bawaslu dan KPU,” jelasnya.
Menurut Walewangko, KPU menyoal pemenuhan syarat softcopy yang harus berformat Excell, padahal syarat tersebut tidak tercantum di putusan, sehingga pihaknya belum menyikapi syarat KPU yang satu ini.
Ia pun menambahkan, pihaknya belum menyerah dengan terkait keputusan Bawaslu dan akan membawa permasalahan ini di Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).
“Jikalau memang, keputusan Bawaslu memang sudah final dan sifatnya mengikat, kecuali KPU. Maka dari itu, tim kami masih akan mencari jalan keluar lain mengenai hasil hari ini, sehingga upaya selanjutnya adalah DKPP, dan ini belum selesai,” tegas Walewangko. (Rafsan Damopolii)

Pos terkait