Example floating
Example floating
Example 468x60
NASIONALPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Momen Haru di TMP Kalibata: Gubernur Yulius Selvanus Rangkul Putra F.J. Tumbelaka Setelah 11 Tahun Tak Berziarah

×

Momen Haru di TMP Kalibata: Gubernur Yulius Selvanus Rangkul Putra F.J. Tumbelaka Setelah 11 Tahun Tak Berziarah

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Suasana khidmat seketika berubah menjadi penuh haru dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pemerintah Provinsi Sulut menggelar ziarah kehormatan ke makam para mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. Salah satu rangkaiannya adalah ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat (18/9/2026).

Momen emosional tersebut memuncak saat rombongan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay tiba di pusara Gubernur pertama Sulut, F.J. “Broer” Tumbelaka.

Taufik M. Tumbelaka, putra bungsu dari sang gubernur pertama, tak kuasa menahan air mata. Sejak awal kedatangan rombongan, Taufik memilih berjalan di barisan paling belakang dengan mata yang telah berkaca-kaca. Tangisnya pecah saat Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay memberikan sikap hormat tertinggi serta memulai prosesi tabur bunga.

Suasana di area pemakaman mendadak hening ketika Taufik diminta maju untuk menabur bunga. Dengan langkah gontai dan air mata yang terus mengalir, ia bersimpuh di depan pusara ayahnya. Ia kemudian mencium papan salib bertuliskan nama F.J. Tumbelaka sambil melirih memohon maaf kepada sang ayah. Keharuan ini turut menyelimuti seluruh rombongan, termasuk para perwira tinggi TNI bintang satu hingga bintang tiga yang hadir.

Puncak momen humanis terjadi seusai prosesi ziarah. Saat sesi foto bersama di depan pusara, Gubernur Yulius Selvanus langsung menghampiri Taufik yang masih larut dalam kesedihan. Gubernur Yulius memberikan rangkulan hangat dan penuh kasih di pundak Taufik sebagai bentuk penguatan moral yang mendalam.

Diketahui, keharuan mendalam ini terjadi lantaran Taufik Tumbelaka sudah sekitar 11 tahun tidak sempat berziarah ke makam ayahnya di Jakarta. Selama lebih dari satu dekade, Taufik memilih menetap di Manado demi merawat sang ibunda, Almh. Ibu N.Z. Tumbelaka Ticoalu, yang telah lanjut usia.

Kesempatan ziarah bersama Pemprov Sulut ini menjadi momen perdana bagi Taufik setelah sang ibunda berpulang pada 30 Desember 2022 silam. Ziarah ini menjadi wujud penghormatan besar generasi pemimpin Sulut saat ini terhadap fondasi sejarah yang telah diletakkan oleh para pendahulu.

error: Content is protected !!